Banda Aceh – Gempa bumi berkekuatan 5,0 Magnitudo mengguncang wilayah Kota Sabang pada Jumat, 4 Juli 2025, pukul 12.33 waktu Aceh. Gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar, mencatat terdapat delapan gempa bumi susulan setelah gempa tersebut.
“Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 8 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin kepada Line1.News, Jumat, 7 Juli 2025.
Gempa bumi susulan terjadi dengan Magnitudo 4,5 hingga 4,6. Lindu susulan dirasakan di Sabang dengan skala II MMI.
Andi mengatakan, gempa yang terjadi pada pukul 12.33 waktu Aceh, memiliki parameter update dengan Magnitudo 5,2. Pusat gempa berada di koordinat 6,18 derajat Lintang Utara dan 95,03° derajat Bujur Timur, atau berlokasi di laut pada jarak 45 kilometer barat laut, Sabang, pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa tersebut, kata dia, jenis gempa dangkal akibat Sesar Sumatra segmen Seulimeum North. Hasil analisis menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme pergerakan sesar mendatar.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” jelas Andi.
Andi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy