Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi menegaskan masalah pengangguran perlu mendapatkan perhatian serius. Pasalnya, ribuan penganggur di Aceh disebut beralih ke judi online.
“Secara data sekarang di Aceh hampir 3.000 orang pengangguran itu dia beralih ke judi online. Kasus terbanyak di Aceh dan tertinggi di Aceh Barat penyebabnya adalah judi online,” ungkap Tarmizi, dilansir laman Pemkab Aceh Barat, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Tarmizi menyampaikan itu dalam sambutannya pada acara pelantikan dan Musyawarah Kerja Cabang I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupeten Aceh Barat masa khidmat 2024-2029. Kegiatan tersebut digelar di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Sabtu (9/8).
“Kami sangat senang dan yakin pengurus kali ini adalah orang yang sangat tepat, dan saya sangat yakin juga bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” kata Tarmizi
Tarmizi berharap PCNU Aceh Barat yang baru saja dilantik mendukung seluruh program pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tantangan kita hari ini sesuai dengan data yaitu maraknya aliran sesat, itu tantangan yang akan kita hadapi bersama kedepannya. Begitu juga halnya dengan permasalahan pengangguran,” ujar Tarmizi.
Menurut Tarmizi, jika persoalan pengangguran tidak diatasi secara serius maka akan sangat berbahaya. “Mereka para pengangguran tidak mau bekerja dan malah bermain judi online dan menjadikan itu sebagai pekerjaan utamanya”.
Tarmizi menyebut untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Pemkab Aceh Barat bersama semua pihak termasuk para ulama dayah, santri dan juga PCNU bergerak bersama melakukan sosialisai terkait bahaya judi online ke seluruh lapisan masyarakat.
“Supaya ruang gerak mereka untuk memengaruhi masyarakat kita dengan aliran sesat, narkoba, dan judi online itu sebagian kecil telah hilang di Aceh Barat ini,” ucapnya.
Tarmizi berharap PCNU Aceh Barat ke depan dapat membantu Pemkab dalam memberantas semua persoalan tersebut.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy