Jakarta – Eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko memberikan pesan kepada Presiden Prabowo agar segera menyelesaikan kasus ijazah Jokowi.
“Saya cuma mengimbau, atau minta, atau teriak kepada Presiden Republik Indonesia, Presiden Prabowo, ke mana bapak dengan kasus ini, ringan saja, kok, [penyelesaiannya],” ujar Soenarko dalam sebuah konferensi pers, Senin, 14 Juli 2025, dilihat dari kanal YouTube KompasTV.
Kasus ijazah palsu itu, tambah eks Pangdam Iskandar Muda tersebut, telah membuat gaduh dan kemungkinan bakal membuat bangsa terpecah-belah.
“Tapi gaduh ini saat ini kalau berlanjut bukan gaduh, Pak. Mungkin kita bisa pecah-belah karena aparat yang bapak kendalikan, bertindak tidak jujur dan tidak adil. Sudah sangat kelihatan, absurd,” ujarnya.
Baca juga: Roy Suryo Cs Datangi Bareskrim, Yakin Ijazah Jokowi 99,9 Persen Palsu
Soenarko juga menyarankan Prabowo agar tidak memberikan narasi-narasi yang terkesan justru merendahkan dirinya. “Narasi macam-macam [seperti] ‘kabinet saya bekerja baik’ dan banyak lagi.”
Menurut dia, kalau presiden bertindak secara jujur dan adil, tidak hanya kasus ijazah Jokowi yang bisa diselesaikan. Rentetan kasus sejak 2014 hingga sekarang, sebut Soenarko, secara kasat mata bisa diselesaikan oleh Prabowo.
“Kalau presiden mau bertindak jujur, adil, bertanggung jawab. [Nanti] Kalau ada yang mengganggu bapak, saya siap mati untuk melindungi bapak, untuk melindungi presiden. Jadi jangan takut!”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy