Meulaboh, Line1News – Komitmen untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat. Dipimpin langsung Bupati Tarmizi, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, gerbong pemerintahan daerah memilih “pindah kantor” sehari penuh ke Gampong Peulanteu SP, Kecamatan Bubon, Rabu, 13 Mei 2026.
Tidak tanggung-tanggung, seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) hingga para camat turut diboyong ke lokasi. Langkah konkret ini diambil demi memastikan pelayanan publik tidak lagi berjarak, melainkan hadir langsung secara responsif di tengah-tengah pemukiman warga.
Dekatkan Layanan, Manjakan Warga
Sejak pagi, suasana Gampong Peulanteu SP mendadak hidup dan dipenuhi antusiasme warga. Berbagai stan layanan publik langsung diserbu masyarakat setempat yang ingin mengurus keperluan mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Pemerintah menghadirkan beragam fasilitas gratis, mulai dari:
* Pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendeteksi kondisi fisik warga secara dini.
* Layanan Dokmaru dan pengurusan administrasi kependudukan kilat.
* Pelayanan perizinan terpadu bagi para pelaku usaha lokal.
* Operasi pasar murah untuk membantu dapur warga tetap mengepul.
* Pustaka keliling yang menjadi magnet keceriaan anak-anak desa.
Tidak hanya membawa pelayanan ke desa, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan serta menjual langsung komoditas pertanian hasil keringat masyarakat Peulanteu SP.
Solusi Hemat di Tengah Tantangan Ekonomi
Di hadapan masyarakat, Bupati Tarmizi secara jujur mengupas kondisi makro yang sedang terjadi. Mulai dari ancaman cuaca ekstrem yang sedang melanda daerah, imbas geopolitik global yang memicu lonjakan harga, hingga kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Menariknya, Tarmizi tidak sekadar membeberkan masalah, tetapi juga melontarkan ajakan humanis yang solutif. “Masyarakat perlu mulai membiasakan kembali bersepeda. Selain menjadi pola hidup yang menyehatkan tubuh, ini adalah langkah nyata kita untuk menghemat pengeluaran di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu,” ujar Tarmizi, dikutip dari rilis Pemkab Aceh Barat.
Ia juga berterus terang mengenai adanya efisiensi anggaran daerah yang ikut memotong alokasi dana desa. Oleh karena itu, ia meminta kerja sama dan dukungan dari masyarakat agar roda pembangunan tingkat tapak tidak sampai mandek.
Benahi Kisruh Bansos Lewat Validasi Data
Menanggapi keresahan warga terkait polemik program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) serta ketidakakuratan data desil penerima bantuan sosial (bansos), Pemkab Aceh Barat langsung bergerak taktis. Alih-alih menghindar, momentum ini dijadikan ajang pembenahan total lewat pembukaan posko pengaduan langsung di lokasi.
“Jangan khawatir, pemerintah hadir di sini untuk memperbaiki data yang keliru agar seluruh bantuan sosial ke depan bisa benar-benar tepat sasaran,” tegas Tarmizi menenangkan kegelisahan warga.
Jaga Moralitas dan Kerukunan Gampong
Di sisi lain, Bupati mengingatkan aparatur gampong untuk memegang teguh komitmen pelayanan tanpa batas waktu, terutama saat menghadapi kondisi darurat warga. Di sela dialog, ia juga me-launching gampong antinarkoba dan judi online (judol), serta menegaskan sikap nol toleransi terhadap peredaran barang haram tersebut maupun aliran sesat yang merusak tatanan sosial.
Sebagai pembenteng moral, Tarmizi mendorong penguatan nilai keislaman dengan memperluas syiar majelis taklim rutin setiap pekan dari tingkat desa hingga kabupaten. Ia menitipkan pesan mendalam kepada para tokoh masyarakat untuk menjaga kedamaian internal.
“Tokoh gampong harus bersatu, jangan ada keributan. Kebersamaan dan kekompakan kita adalah kunci utama untuk membangun daerah ini,” pungkas Tarmizi.
Program inovatif berkantor di desa ini merupakan kelanjutan dari konsistensi Pemkab Aceh Barat dalam menyerap aspirasi warga, setelah sebelumnya sukses menggelar kegiatan serupa di Gampong Antong, Kecamatan Panton Reu.
Baca Juga: Berkantor Sehari di Antong, Bupati Aceh Barat Bicara Program Ini.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy