Hadis: Umat Islam Banyak Bagai Buih, Tapi Cinta Dunia dan Takut Mati

Ilustrasi hadis
Ilustrasi - hadis. Foto Blogspotcom

Jumlah umat Islam sangat banyak di akhir zaman. Rasulullah SAW menggambarkan kondisi ini laksana buih di genangan air. Banyak namun tidak memiliki kekuatan dan wibawa.

Dalam hadis diriwayatkan Imam Abu Dawud, Nabi Muhammad SAW menjelaskan keadaan itu terjadi ketika umat dilanda al-wahn, yakni penyakit cinta dunia dan takut mati. Sehingga bangsa-bangsa lain dengan mudah memperebutkan dan melemahkan umat Islam.

Dari Tsauban ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.”

Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”

Rasulullah SAW menjawab, “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.”

Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?”

Nabi Muhammad SAW menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR Imam Abu Dawud)

Hadis ini menjadi peringatan agar umat Islam tidak terjebak pada kelemahan moral dan spiritual yang membuat kehilangan wibawa di hadapan bangsa-bangsa lain. Terlebih jika bangsa lain tersebut menjajah dan menzalimi umat Islam.

Rasulullah SAW menegaskan sumber kerapuhan umat itu bukan pada jumlah, melainkan pada hati yang dipenuhi al-wahn, yakni cinta dunia dan takut mati.

Oleh karena itu, kebangkitan umat hanya dapat diraih dengan menguatkan iman, memperbaiki kualitas diri, serta mengembalikan orientasi hidup semata-mata untuk meraih rida Allah SWT, bukan sekadar mengejar kenikmatan dunia.

Dalam hadis ini juga seolah umat Islam diberi tahu supaya menjaga persatuan dan kesatuan. Sehingga tidak hanya banyak jumlahnya, tapi juga kuat dan solid menghadapi kezaliman dan menegakan kebaikan serta kebenaran sebagaimana ajaran Islam.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy