Drama VAR di Lampineung

Ari Maring Bungkam Persiraja, Semen Padang Curi Tiga Poin Krusial

Persiraja vs Semen Padang Stadion Dimurthala Lampineung
Pertandingan Persiraja Banda Aceh menjamu Semen Padang FC di Stadion H Dimurthala, Minggu malam (13/9/2026). Foto: Fakhrurrazi/Line1News

Banda Aceh, Line1News – Publik Stadion H. Dimurthala Lampineung dibuat terdiam. Target poin penuh Persiraja Banda Aceh di laga pembuka Pegadaian Championship 2026/27 buyar setelah dipaksa menyerah tipis 0-1 oleh rival klasiknya, Semen Padang FC, Minggu malam, 13 September 2026.

Gol tunggal Ari Maring di babak kedua menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan perdana tim tamu di Grup A (Grup Barat) Liga 2 musim ini.

Baca Juga: Persiraja vs Semen Padang, Penonton Padati Stadion Dimurthala

Dominasi Tanpa Hasil Laskar Rencong

Sejak peluit pertama dibunyikan wasit asal Jakarta, Muhamad Luth Ferdian, Laskar Rencong langsung mengambil inisiatif serangan. Anak asuh Jaya Hartono tampil agresif dan sukses mendikte jalannya permainan. Mengandalkan motor serangan di lini depan, Persiraja berkali-kali meneror jantung pertahanan Kabau Sirah.

Pertandingan berjalan dalam tensi tinggi dan sarat benturan fisik, membuat wasit berulang kali menghentikan laga akibat pelanggaran keras dari kedua tim.

Persiraja sebenarnya mendapatkan sejumlah peluang emas. Sayang, eksekusi dari bomber asing mereka, Djakarija Traore, kerap mentok di barisan pertahanan lawan. Peluang terbaik tuan rumah datang pada menit ke-35 melalui skema tendangan bebas tepat di depan kotak penalti Semen Padang. Namun, Chaves yang maju sebagai algojo gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol.

Menjelang turun minum, Semen Padang mencoba keluar dari tekanan lewat skema bola mati memanfaatkan sejumlah tendangan penjuru. Namun, hingga babak pertama usai, papan skor tetap tidak berubah, 0-0.

Petaka Menit ke-70 dan Respons VAR

Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan sama sekali tidak menurun. Persiraja tetap memegang kendali ball possession, sementara Semen Padang yang diarsiteki Nil Maizar tampil lebih klinis dan mengincar momentum lewat serangan balik cepat.

Petaka bagi publik Banda Aceh akhirnya datang pada menit ke-70. Memanfaatkan sebuah momentum serangan, Ari Maring berhasil lolos dari kawalan dan melepaskan tandukan keras yang menghujam jala gawang Persiraja tanpa mampu dihalau kiper Francisco.

Gol tersebut sempat melahirkan ketegangan saat wasit berdiskusi dengan ruang Video Assistant Referee (VAR). Namun, setelah pengecekan kelar, wasit Muhamad Luth Ferdian menunjuk titik tengah dan mensahkan gol untuk keunggulan Semen Padang.

Semen Padang ‘Parkir Bus’ di Sisa Laga

Unggul satu gol membuat Nil Maizar langsung mengubah taktikal. Semen Padang memilih menurunkan tempo permainan dan menumpuk pemain di area pertahanan mereka sendiri demi meredam agresivitas tuan rumah di sisa menit babak kedua.

Frustrasi menembus tembok tebal Semen Padang, usaha Persiraja untuk menyamakan kedudukan selalu menemui jalan buntu hingga peluit panjang ditiupkan. Skor 0-1 bertahan untuk kemenangan Semen Padang FC, yang sukses mengamankan tiga poin perdana berharga dari Tanah Rencong.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy