Lhoksukon – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan sejumlah paket proyek lanjutan Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pase di Aceh Utara dalam APBN tahun 2025.
Dilihat Line1.News, Senin, 12 Mei 2025, dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kementerian PUPR tahun anggaran 2025, nama paket dengan kode RUP 53797248 ‘Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pasee (8.922 Ha) di Kabupaten Aceh Utara (Lanjutan)’, total pagu mencapai Rp46,5 miliar.
Paket pekerjaan konstruksi ini diumumkan pada 15 Desember 2024. Paket tersebut menggunakan metode pemilihan e-purchasing. Jadwal pemilihan penyedia sejak Maret 2025 sampai April 2025, dan pelaksanaan kontrak pada April hingga Desember 2025.
Lalu, paket dengan kode RUP 57871551 ‘Rehabilitasi Bangunan dan Pintu Air Irigasi D.I. Krueng Pasee di Kabupaten Aceh Utara’, total pagu Rp9 miliar (M). Paket pekerjaan konstruksi ini diumumkan pada 4 Maret 2025, metode pemilihannya juga melalui e-purchasing, jadwal pemilihan penyedia pada Maret-April 2025, dan pelaksanaan kontrak sejak April hingga Desember 2025.
Selanjutnya, paket dengan kode RUP 53797252 ‘Supervisi Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pasee (8.922 Ha) di Kabupaten Aceh Utara (Lanjutan)’, total pagu Rp2,5 M. Paket jasa konsultansi ini diumumkan pada 15 Desember 2024, metode pemilihan seleksi, jadwal pemilihan penyedia pada Maret 2025-April 2025, dan pelaksanaan kontrak sejak April sampai Desember 2025.
Baca juga: Proyek Rehabilitasi Irigasi Krueng Pase Lamban, Ribuan Petani Terancam Hilang Pendapatan
Dilihat Line1.News pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, paket ‘Supervisi Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pasee (8.922 Ha) di Kabupaten Aceh Utara (Lanjutan)’ dengan pagu Rp2,5 M itu tahapan tender berlangsung sejak 13 Maret, dan pengumuman pemenang pada 7 Mei 2025.
Perusahaan pemenang paket jasa konsultansi badan usaha konstruksi tersebut PT Adhistya Dharmastitya beralamat di Kota Semarang, Jawa Tengah. Nilai penawaran diajukan perusahaan itu Rp2 M. Tahapan tender atau seleksi paket dimaksud saat ini masa sanggah sejak 7 Mei sampai 14 Mei 2025.
Tahapan selanjutnya, klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya pada 14 – 16 Mei 2025; surat penunjukan penyedia barang/jasa 19 – 23 Mei 2025; dan penandatanganan kontrak pada 26 Mei – 18 Juni 2025.
Uraian Pekerjaan
Pada informasi tender paket ‘Supervisi Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pasee (8.922 Ha) di Kabupaten Aceh Utara (Lanjutan)’ turut dilampirkan file tentang uraian singkat pekerjaan. Keluaran (output) dari paket ini ialah Dokumen Supervisi Rehabilitasi Bendung.
Maksud dari pekerjaan ini tersedianya layanan jasa konsultansi supervisi konstruksi untuk paket pekerjaan Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pase di Aceh Utara. Jenis layanan penyedia jasa yang dimaksudkan dalam pekerjaan ini berupa bantuan teknis untuk jasa engineering design rekayasa dan pengawasan teknis yang akan dilaksanakan oleh pihak kontraktor.
Tujuan layanan penyedia jasa untuk membantu Balai Wilayah Sungai Sumatra I dan Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Sumatra I dalam melakukan pengawasan teknik dan pengadministrasian pekerjaan agar dapat dicapai hasil pelaksanaan pekerjaan dengan baik dan dipertanggungjawabkan sesuai persyaratan ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak.
Lokasi pekerjaan ‘Supervisi Rehabilitasi Bendung D.I Krueng Pasee (8.922 Ha) di Kabupaten Aceh Utara (Lanjutan)’ terletak di Desa Lubok Tuwe, Kecamatan Murah Mulia.
Kewenangan Pusat
Proyek rehab bendung itu menggunakan APBN lantaran D.I. Krueng Pase merupakan daerah irigasi yang menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah pusat. Ini sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2015 Tahun 2015 tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi.
Menurut Kementerian PUPR, D.I. Krueng Pase mempunyai luas areal 8.922 hektare (Ha) meliputi 3.308 Ha di Pase kiri dan 5.614 Ha di Pase kanan. D.I. Krueng Pase tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, yaitu Meurah Mulia, Samudera, Syamtalira Bayu, Nibong, Tanah Luas, Matangkuli, Syamtalira Aron, dan Tanah Pasir), dan 1 kecamatan di Kota Lhokseumawe, yakni Blang Mangat.
Sumber air D.I. Krueng Pase yaitu Bendung Pase, yang dibangun untuk membendung Sungai Krueng Pase. Bendung Pase secara administrasi terletak di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.
Bendung Pase dibangun pada tahun 1936. Rehabilitasi telah dikerjakan pada tahun 2008 karena mengalami kerusakan cukup parah pada tubuh bendung.
Pada 5 Desember 2020, terjadi banjir besar menyebabkan tubuh bendung (mercu) putus, sehingga diperbaiki sementara dengan dana tanggap darurat.
Pemutusan Kontrak pada 2023
Pada tahun 2021 mulai dikerjakan Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pase yang meliputi rekonstruksi bendung secara permanen. Pekerjaan rehab itu bersumber anggaran dari APBN 2021 dengan kontrak tahun jamak dan direncanakan akan selesai pada 2023.
Lihat juga: [FOTO] Melihat dari Dekat Proyek Rehabilitasi Irigasi Krueng Pase
Data pada LPSE Kementerian PUPR, paket ‘Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pasee (8.922 Ha) di Kabupaten Aceh Utara’, total pagu Rp56 M bersumber dari APBN 2021, hasil tender dimenangkan PT Rudy Jaya beralamat di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dengan nilai kontrak Rp44,8 M.
“Namun, akibat penyedia jasa konstruksi yaitu PT Rudy Jaya gagal melaksanakan pekerjaan konstruksi sampai selesai, pekerjaan yang dimulai pada 12 Oktober 2021, dilakukan pemutusan kontrak secara sepihak oleh PPK Irigasi dan Rawa II SNVT PJPA Sumatra I pada 24 Maret 2023. Nilai fisik pekerjaan Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pase pada tahun anggaran 2021-2023 yaitu 36.78% (sesuai Hasil Audit dari BPKP Perwakilan Aceh),” tulis Kementerian PUPR dalam sebuah dokumen.
Dilanjutkan pada 2024
Pekerjaan Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pase dilanjutkan sejak ditandatangani kontrak pada Maret 2024 sampai Desember 2024 dengan penyedia Jasa PT Casanova Makmur Perkasa. “Pekerjaan ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang sudah diputus kontrak pada Maret 2023,” bunyi keterangan dilansir laman Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR pada 9 September 2024.
Disebutkan, pekerjaan yang dilakukan PT Casanova Makmur Perkasa adalah melanjutkan dan penyempurnaan atas beberapa pekerjaan dari kontrak terdahulu, seperti bangunan penangkap sedimen kiri dan kanan.
Data pada LPSE Kementerian PUPR, paket ‘Rehabilitasi Bendung D.I. Krueng Pasee (8.922 Ha) di Kabupaten Aceh Utara’ total pagu Rp28,5 M, hasil tender dimenangkan PT Casanova Makmur Perkasa beralamat di Banda Aceh pada Februari 2024 dengan nilai kontrak Rp22,8 M.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy