Kunjungan Turis Asing ke Aceh Melonjak 22% Dibanding Tahun Lalu, Malaysia Tetap Dominan

Wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Aceh Maret 2026
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh menjadi daya tarik wisatawan. Foto: Dok. Disbudpar Aceh

Banda Aceh, Line1News.com – Sektor pariwisata Tanah Rencong terus menunjukkan gairah positif. Meski mengalami fluktuasi tipis secara bulanan, tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh tercatat meroket hingga 22,45 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, sebanyak 2.684 turis asing bertandang ke Aceh sepanjang Maret 2026. Kepala BPS Aceh, Agus Andria, menegaskan performa tahunan pariwisata Aceh saat ini jauh lebih kuat.

“Secara tahunan, angka ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 22,45 persen dibandingkan jumlah wisman pada Maret 2025,” ujar Agus di Banda Aceh, Senin, 4 Mei 2026.

Malaysia dan Australia Jadi Penyumbang Terbesar

Hingga saat ini, wisatawan asal Malaysia masih menjadi “magnet” utama bagi pariwisata Aceh dengan total 1.312 kunjungan. Disusul oleh wisatawan dari Australia (75 kunjungan), Jerman (49 kunjungan), serta Singapura (30 kunjungan). Sisanya berasal dari berbagai negara lintas benua seperti Amerika Serikat, Perancis, Inggris, hingga Selandia Baru.

Para pelancong mancanegara ini mayoritas masuk melalui dua pintu utama, yakni Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) dan Pelabuhan Internasional Balohan di Sabang.

Geliat Hotel Non-Bintang

Seiring dengan hadirnya para turis, sektor akomodasi juga ikut bergerak. Menariknya, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel non-bintang dan akomodasi lainnya justru mengalami kenaikan sebesar 1,84 persen poin dibandingkan Februari 2026, mencapai angka 17,10 persen.

“Angka ini naik 4,49 persen poin jika dibandingkan dengan Maret 2025 lalu,” tambah Agus, menunjukkan bahwa akomodasi kelas menengah tetap menjadi pilihan favorit pelancong saat mengeksplorasi Aceh.

Adapun TPK hotel berbintang di Aceh pada Maret 2026 sebesar 19,79 persen, turun 1,84 persen poin dibandingkan Februari 2026.

“Angka tersebut naik sebesar 6,49 persen poin dibandingkan dengan Maret 2025,” jelas Agus.

Meskipun secara bulanan jumlah kunjungan wisman pada Maret 2026 ada koreksi tipis sebesar 1,18 persen dibanding Februari, optimisme tetap tinggi mengingat angka tahunan yang terus merangkak naik. Ini membuktikan Aceh tetap menjadi destinasi unggulan di mata dunia.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy