Mahasiswa UINAR Terlibat Program Pendidikan Darurat untuk Anak Korban Banjir Beutong Ateuh Banggalang

Mahasiswa UINAR
Mahasiswa UINAR memberikan bimbingan kepada anak-anak Beutong Ateuh Banggalang. Foto: Humas UINAR

Suka Makmue – Mahasiswa UIN Ar-Raniry (UINAR) Banda Aceh terlihat dalam program Pendidikan Darurat bagi anak-anak korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya.

Program tersebut hasil kolaborasi lintas lembaga yang terdiri dari UIN Ar-Raniry, STAIN Meulaboh, Alumni ITB, SCAD Independent, hingga BPBD Nagan Raya, diluncurkan pada Selasa, 30 Desember 2025.

Melalui skema Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kebencanaan dan dukungan CSR PT Bara Energi Lestari, sepuluh mahasiswa UINAR diterjunkan sebagai relawan pendidikan untuk mengisi kevakuman belajar bagi anak-anak yang kehilangan fasilitas sekolah akibat bencana akhir November lalu.

Dua desa di Beutong Ateuh hilang tersapu arus, termasuk gedung sekolah dan masjid. Kondisi ini menyebabkan aktivitas pendidikan formal maupun informal terhenti total selama hampir sebulan.

Para mahasiswa dari UINAR dan STAIN Meulaboh menghadirkan pola belajar sambil bermain dan bimbingan keagamaan.

Koordinator lapangan Dicki menjelaskan fokus utama mereka mengembalikan kepercayaan diri anak-anak melalui dialog dan permainan edukatif.

“Kami ingin anak-anak tetap mendapatkan nilai pengetahuan dan agama meski di tengah keterbatasan. Sangat membahagiakan melihat mereka bisa kembali tertawa dan antusias mengikuti sesi mengaji,” ujarnya dikutip dari Laman UINAR, Sabtu, 3 Januari 2025.

Zahra, salah satu anak Beutong Ateuh, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para mahasiswa relawan di tengah situasi sulit pascabencana.

“Senang sekali bisa belajar salat, mengaji, dan membaca lagi. Ada permainan seru yang dibuat kakak-kakak mahasiswa sehingga kami tidak bosan dan punya guru lagi.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy