Senggol Jakarta, Mualem Ogah Aceh Cuma Jadi ‘Penonton Terbaik’ di Blok Andaman

Gubernur Muzakir Manaf alias Mualem
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem diwawancarai awak media di Banda Aceh pada Senin malam, 17 November 2025. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh, Line1News – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, bereaksi keras terkait rencana pengelolaan cadangan gas raksasa di Blok Andaman. Ia tegas menolak jika kekayaan alam Bumi Serambi Mekkah kembali disedot habis ke Pulau Jawa.

“Itu pipa [gas] mau dibangun sampai ke Jakarta, kita enggak dapat apa-apa,” ujar Mualem, Senin, 1 Juni 2026.

Mualem mengingatkan pemerintah pusat agar tidak mengulangi sejarah kelam eksploitasi gas Arun di masa lalu. Ia tak ingin rakyat Aceh kembali digiring menjadi penonton di tanah sendiri.

“Kita sudah tahu bagaimana Arun masa Soeharto dulu, kita jadi penonton terbaik,” tegas mantan Panglima GAM tersebut.

Sadar perjuangan ini berat, Mualem mengetuk pintu hati para tokoh dan pejabat asal Aceh yang kini berada di lingkaran kekuasaan pusat untuk bersatu pasang badan demi kepentingan Tanah Rencong.

“Saya dengan Wali [Nanggroe Aceh] tak sanggup, karena di situ kan ada yang lebih besar lagi,” ucap Mualem jujur.

Ia menegaskan, proyek raksasa Andaman harus menjadi mesin pembuka lapangan kerja baru demi mendongkrak kesejahteraan lokal, bukan sekadar komoditas yang dikuras ke luar daerah.

“Minimal bagaimana untuk mereka tinggalkan gas di Aceh supaya jangan dibawa semua. Jadi, ada pabrik-pabrik yang perlu kita bangun di Arun atau di mana, supaya anak-anak kita, adik-adik kita dapat bekerja,” pungkasnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy