Pria di Sumsel Bunuh Ratusan Kucing, Dagingnya Dijual Rp100/Kg Sebagai ‘Kambing Muda’

Su, terduga pelaku pembunuhan ratusan kucing
Su, terduga pelaku pembunuhan ratusan kucing. Foto: Humas Polres Pagar Alam

Palembang – Polisi menangkap pria bernama Su, 55 tahun, atas dugaan membunuh ratusan kucing di Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel), lalu menjual dagingnya kepada warga sekitar.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia mengatakan, Su telah melakukan aksi tak berperikemanusiaan itu kurang lebih empat bulan terakhir.

“Menurut keterangan, pelaku ini sudah melakukan penjagalan atau pemotongan hewan ini kurang lebih 4 bulan dan sudah lebih dari 100 kucing dipotong,” ujar Januar dikutip dari Detik.com, Jumat, 5 September 2025.

Setelah dijagal, daging kucing tersebut dijual dengan dalih bahwa itu adalah daging kambing muda. Setelah videonya viral dan menyebar di media sosial, akhirnya Su ditangkap polisi saat berada di salah satu hotel di Pagar Alam pada Rabu siang, 3 September 2025.

Su berdalih nekat melakukan hal tersebut karena masalah ekonomi. “Sekitar ratusan [kucing yang dibunuh], itu dari lama sudah dari Lebaran. Buntu (tidak ada uang), Pak. Butuh dana (uang),” katanya saat di hadapan polisi.

Kucing-kucing tersebut ia dapatkan dengan cara menangkapnya saat hewan itu berkeliaran di jalan atau area perumahan. Setelah ditangkap, dia memotong kucing tersebut di beberapa tempat yang sepi, seperti di bawah jembatan.

Setelah memotongnya, kemudian dia menjual daging-daging tersebut dengan cara keliling ke sekitar wilayah Pagar Alam.

“Saya jual keliling, saya jual Rp100 ribu per kilo. Tapi saya jual Rp120 ribu tapi ditawar jadi Rp100 ribu per kilo. Biasanya 1 kucing [menghasilkan daging] 1,5 kilo, Pak. Untuk isi dalamnya tidak saya jual, Pak. Saya minta maaf,” ujarnya.

Selain menangkap Su, polisi juga menyita barang bukti 1 ekor kucing jenis anggora, 2 senjata tajam jenis pisau tanpa izin. Berdasarkan KTP milik pelaku, lanjut Januar, pelaku merupakan warga Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy