APBA 2026

Puluhan Miliar untuk Proyek Tanggul dan Irigasi, Ini Daftar Paket Dinas Pengairan Aceh

Daftar paket proyek Dinas Pengairan Aceh
Kantor Dinas Pengairan Aceh. Foto: Dok. Dinas Pengairan Aceh

Banda Aceh, Line1.News – Puluhan miliar rupiah dari APBA 2026 dianggarkan pada Dinas Pengairan Aceh untuk proyek pembangunan tanggul, pengaman tebing sungai, hingga rehabilitasi jaringan irigasi.

Data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas Pengairan Aceh Tahun Anggaran 2026 dihimpun Line1.News, Minggu, 12 April 2026, proyek-proyek ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Berdasarkan nama paket pekerjaan konstruksi, fokus utama pada perlindungan kawasan pemukiman dan penguatan infrastruktur pertanian.

Salah satu paket raksasa yang menjadi sorotan adalah lanjutan pembangunan Tanggul dan Pengaman Tebing Krueng Peudada di Kabupaten Bireuen total pagu sebesar Rp24,3 miliar.

Baca juga: RUP PUPR Aceh 2026: Proyek Jembatan Bailey Rp13 M dan Alue Gunteng Jalan Ishak Dawood Rp11,2 M

Daftar Proyek Pengamanan Sungai

Beberapa paket besar lainnya yang masuk dalam daftar prioritas pembangunan tahun 2026 meliputi:

* Kab. Bireuen: Pembangunan Tanggul dan Pengaman Tebing Krueng Simpo Kecamatan Juli (Rp9,6 M), Krueng Leubu (Rp1,3 M), serta Krueng Mane (Rp930 juta).

* Kab. Aceh Utara: Pembangunan Tanggul dan Pengaman Tebing Krueng Sawang (Rp11,5 M), Rehabilitasi Tanggul Krueng Pase (Rp9,6 M), serta Krueng Peuto (Rp7,7 M).

* Kab. Aceh Selatan: Pembangunan Tanggul dan Pengaman Tebing Krueng Trumon (Rp6,6 M), Krueng Sikulat (Rp6,6 M), Krueng Kluet (Rp6,2 M), Krueng Meukek (Rp6,2 M), dan Sungai Alue Meutuah (Rp940 juta).

* Kota Langsa & Kab. Bener Meriah: Pembangunan Tanggul dan Pengaman Tebing Krueng Langsa dan Sungai Jamur Ujung masing-masing senilai Rp6,6 Miliar.

Seluruh paket pekerjaan konstruksi ini menggunakan metode pemilihan penyedia melalui e-Purchasing. Selain fisik, pemerintah juga menyiapkan sejumlah paket supervisi dengan pagu Rp300 juta hingga Rp700 juta per paket.

Baca juga: Intip Daftar Proyek Jalan PUPR Aceh 2026: Pagu Rp3 Miliar-Rp9,9 Miliar

Rehabilitasi Bendung dan Irigasi untuk Petani

Tidak hanya pengamanan tebing, Dinas Pengairan Aceh juga menitikberatkan pada fungsionalitas lahan pertanian melalui rehabilitasi bendung dan jaringan irigasi. Proyek ini mencakup:

1. Rehabilitasi Bendung/Sub-Bendung:

— D.I. Samalanga (Bireuen): Rp14,4 Miliar.
— D.I. Aneuk Gajah Rheut (Bireuen): Rp11,5 Miliar.
— D.I. Jambo Reuhat (Aceh Timur): Rp6,6 Miliar.
— D.I. Ulee Glee (Pidie Jaya): Rp1,8 Miliar.

2. Rehabilitasi Jaringan Irigasi:

— D.I. Ulee Glee (Pidie Jaya): Rp7,1 Miliar.
— D.I. Samalanga (Bireuen): Rp2,8 Miliar
— D.I. Jambo Reuhat (Aceh Timur): Rp1,8 Miliar.
— D.I. Mbang (Aceh Utara): Rp1,4 Miliar.
— D.I. Buloh Blang Ara (Aceh Utara): Rp930 Juta.
— D.I. Cubo Trienggadeng (Pidie Jaya): Rp930 Juta.
— D.I. Ulee Gajah (Aceh Timur): Rp930 Juta.

3. Rehabilitasi Embung Teupin Keubeu (Aceh Utara): Rp2,8 Miliar.

Pemilihan penyedia semua paket tersebut juga dengan metode e-Purchasing.

Proyek Pesisir dan Normalisasi

Di sektor pesisir dan drainase perkotaan, terdapat empat proyek kakap yang juga akan dilaksanakan:

1. Pembangunan Groin Pantai Muara Batu (Aceh Utara): Rp14,4 Miliar.

2. Normalisasi Krueng Cunda (Lhokseumawe): Rp9,6 Miliar.

3. Lanjutan pembangunan Pengaman Pantai Sibadeh (Aceh Selatan): Rp9,6 Miliar.

4. Peningkatan Saluran Pembuang Surien D.I. Samalanga (Bireuen): Rp5,7 Miliar.

Langkah masif Dinas Pengairan Aceh di tahun 2026 ini diharapkan mampu meminimalisir risiko banjir luapan sungai serta memastikan ketersediaan air bagi ribuan hektare sawah di Aceh.

 

[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy