Banda Aceh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Aceh menyiapkan alokasi anggaran besar untuk sejumlah proyek konstruksi jalan pada tahun anggaran 2026. Proyek yang bersumber dari APBA ini menyasar berbagai titik strategis di wilayah Aceh.
Dikutip Line1.News, Jumat, 27 Maret 2026, dari Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas PUPR Aceh tahun 2026, terdapat enam paket utama pekerjaan konstruksi jalan dengan nilai pagu mulai dari Rp3 miliar hingga menembus angka Rp9,9 miliar per paket.
Fokus pada Penanganan Longsor dan Peningkatan Jalan
Mayoritas proyek tahun ini difokuskan pada peningkatan jalan serta penanganan titik rawan longsor di jalur lintas kabupaten/kota. Berikut daftar lengkapnya:
1. Penanganan Longsoran Jalan Krueng Geukueh – Batas Bener Meriah
* Pagu: Rp9,9 Miliar
* Volume: 1,56 Km
* Pekerjaan: Tembok Penahan Tanah (TPT) dan aspal hotmix AC-BC.
2. Peningkatan Ruas Jalan Simpang Lawe Deski – Muara Situlen – Batas Kota Subulussalam
* Pagu: Rp8,3 Miliar
* Volume: 1,31 Km
* Pekerjaan: Peningkatan jalan (widening), bahu rigid, dan aspal hotmix AC-BC.
3. Peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Rundeng
* Pagu: Rp7,5 Miliar
* Volume: 1,18 Km
* Pekerjaan: Timbunan pilihan, bronjong, cerucuk, geotextile, dan geogrid.
4. Peningkatan Ruas Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti
* Pagu: Rp6,35 Miliar
* Volume: 1 Km
* Pekerjaan: Aspal hotmix AC-BC, pasangan batu, dan bahu rigid beton.
5. Peningkatan Jalan Lhoksukon – Cot Girek
* Pagu: Rp5,01 Miliar
* Volume: 0,79 Km
* Pekerjaan: Peningkatan jalan (widening) dan aspal hotmix AC-BC.
6. Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Sigli – Simpang Tiga – Kembang Tanjong – Teupin Raya
* Pagu: Rp3 Miliar
* Volume: 0,48 Km
* Pekerjaan: Perbaikan permukaan dengan produk akhir aspal.
Jadwal Pemilihan Penyedia
Berdasarkan dokumen RUP, metode pemilihan penyedia untuk keenam paket tersebut menggunakan e-Purchasing. Jadwal pemilihan penyedia direncanakan pada April-Mei 2026, kecuali untuk proyek pemeliharaan jalan di Sigli yang dijadwalkan lebih awal pada Maret-April 2026.
Jasa Konsultansi
Selain konstruksi fisik, Dinas PUPR Aceh juga menganggarkan sembilan paket Jasa Konsultansi (Pengawasan dan Perencanaan DED) dengan nilai pagu antara Rp300 juta hingga Rp1 miliar.
Salah satu yang menonjol adalah perencanaan DED untuk Ruas Jl. Trieng Gadeng – Batas Bireuen dengan pagu mencapai Rp1 miliar. Berbeda dengan proyek fisik, pemilihan penyedia jasa konsultansi ini melalui metode seleksi.
Berikut daftar paket jasa konsultansi tersebut:
1. Pengawasan Peningkatan Ruas Jl. Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti, pagu Rp650 juta.
2. Pengawasan Peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Rundeng, pagu Rp500 juta.
3. Pengawasan Peningkatan Ruas Jalan Simpang Lawe Deski – Muara Situlen – Batas Kota Subulussalam, pagu Rp500 juta.
4. Pengawasan Penanganan Longsoran Jalan Krueng Geukueh – Batas Bener Meriah, pagu Rp400 juta.
5. Pengawasan Pemeliharaan Berkala Ruas Jl. Sigli – Simpang Tiga – Kembang Tanjong – Teupin Raya, pagu Rp400 juta.
6. Pengawasan Peningkatan Jalan Lhoksukon – Cot Girek, pagu Rp300 juta.
7. Perencanaan DED Ruas Jl. Trieng Gadeng – Batas Bireuen, pagu Rp1 miliar.
8. Perencanaan DED Ruas Jl. Simpang Lawe Deski – Muara Situlen – Batas Kota Subulussalam, pagu Rp500 juta.
9. Perencanan DED Ruas Ja]an Pulo Paya – Trumon – Batas Aceh Singkil, pagu Rp500 juta.
Baca juga: APBA 2026: Belanja Operasi Rp8,3 Triliun Vs Modal Rp695,8 Miliar, Ini Data 2021-2025.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy