Sawah Warga Pidie Jaya Tertimbun Lumpur, Ketum Seruni Dorong Pemulihan Dipercepat

Ketum Seruni kunjungi Pidie Jaya
Ketua Umum Seruni Tri Tito Karnavian dan Kak Na foto bersama masyarakat terdampak bencana usai penyerahan bantuan di Pidie Jaya, Selasa, 10 Februari 2026. Foto: Kemendagri

Meureudu – Ketua Umum Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni), Tri Tito Karnavian, menyoroti kondisi pertanian sebagai salah satu sektor terdampak paling berat akibat banjir di Pidie Jaya. Terutama sawah warga yang tertimbun lumpur dalam skala luas.

“Yang pertama, tentang sawahnya, saya juga melihat dengan mata kepala saya sendiri, sawah sebegitu luas, tertimbun lumpur, ya, 1.603 hektare,” kata Tri saat Seruni menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga di Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Selasa, 10 Februari 2026, dilansir laman Kemendagri pada Minggu (15/2).

Selain sawah, kerusakan kebun warga juga dinilai sangat memukul mata pencaharian masyarakat. “Kemudian juga, sumber mata pencarian lain, banyak kebun-kebun sudah rusak, sehingga memengaruhi ekonomi masyarakat,” ujar Tri.

Tri menilai kondisi tersebut kian berat karena masyarakat tengah bersiap menghadapi bulan Ramadan dan Idulfitri, sehingga kebutuhan ekonomi rumah tangga semakin mendesak. Situasi inilah yang membuat percepatan bantuan transisi dari pemerintah pusat menjadi krusial untuk menopang daya tahan warga selama masa pemulihan.

Dia menekankan pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pemulihan fisik, tetapi juga keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Tri menilai perlunya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kebijakan dan bantuan yang diberikan dapat berjalan searah.

Tri menyampaikan jajaran pemerintah pusat, termasuk kementerian terkait terus melakukan rapat dan pemantauan lapangan untuk memastikan langkah-langkah penanganan pascabencana benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain ke Gampong Meunasah Raya, Ketua Umum Seruni didampingi Ketua TP-PKK Aceh, Marlina atau Kak Na, dan rombongan meninjau Gampong Manyang Cut dan Beurawang untuk menyerahkan berbagai bantuan.

Seruni juga melaksanakan penyerahan bantuan pemulihan pascabencana Aceh di Gudang Dayah Timu Perum Bulog cabang setempat. Bantuan yang disalurkan di Pidie Jaya meliputi perlengkapan ibadah, paket sekolah, kompor satu tungku, tabung gas elpiji, kasur, ember, gayung, serta berbagai logistik kebutuhan dasar seperti minyak goreng, sabun mandi, detergen, dan paket snack.

Kunjungan Seruni ke Pidie Jaya dirangkaikan dengan peresmian sumur bor sebagai bagian dari upaya pemulihan akses air bersih bagi masyarakat terdampak. “Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Seruni untuk tidak hanya membantu kebutuhan darurat, tetapi juga mendukung proses transisi menuju pemulihan yang lebih berkelanjutan”.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy