Tradisi Peuneuwoe Penuh Makna: Kue-kue Khas Aceh yang Memikat Lidah

Kolase kue kue tradisional khas Aceh
Kolase kue kue tradisional khas Aceh. Foto: Line1.News

Aceh, sebuah provinsi yang letaknya di ujung barat Indonesia, terkenal tidak hanya dengan keindahan alamnya, namun juga dengan tradisi budayanya yang kaya. Salah satu tradisi yang sangat terkenal adalah hantaran.

Hantaran merupakan bagian dalam adat pernikahan di Aceh disebut peuneuwoe yang diberikan oleh pengantin laki-laki (linto baroe) kepada pengantin perempuan (dara baroe). Hantaran ini berisi berbagai macam barang, salah satunya kue-kue khas Aceh.

Berbagai kue khas itu menjadi simbol penghormatan dan kasih sayang. Selain rasanya yang manis menggugah selera, kue-kue tersebut juga mencerminkan warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Beberapa kue yang paling dikenal dalam tradisi peuneuwoe di Aceh adalah Halua, Meuseukat, Rasyidah, dan Wajeb (Wajik). Kue-kue ini memiliki ciri khas masing-masing, baik dari segi bahan maupun cara penyajiannya, menjadikannya pilihan yang sempurna untuk melengkapi momen-momen spesial.

Berikut informasi mengenai keempat kue tersebut beserta resepnya yang dirangkum Line1.News dari beragam sumber.

1. Kue Halua

Kue Halua
Kue Halua. Foto: hive.blog/@rahmatikbar

Kue Halua adalah kue tradisional Aceh yang terbuat dari beras ketan dan santan. Halua memiliki rasa yang sangat manis. Makanan yang satu ini hampir menyerupai dodol, baik dari segi rasa maupun warnanya. Namun, teksturnya lebih kasar karena terbuat dari beras ketan yang ditumbuk. Sensasi nikmatnya justru berasal dari butiran-butiran kasar tersebut.

Resep Kue Halua

Bahan-bahan

  • Beras Ketan
  • Santan
  • Gula
  • Air

Cara Membuat

  • Sangrai beras ketan lalu tumbuk hingga berbentuk seperti telur ikan.
  • Masukkan santan, gula, dan air ke dalam beras yang sudah ditumbuk.
  • Masak adonan hingga matang lalu tuangkan ke dalam talam.
  • Halua yang sudah dituang ke dalam talam didesain sesuai keinginan.

2. Kue Meuseukat

Kue Meuseukat
Kue Meuseukat. Foto: Wikipedia

Kue Meuseukat adalah kue yang terbuat dari campuran dari tepung gandum, nanas, dan telur ayam. Memiliki rasa yang manis dan harum buah nanas. Penganan khas Aceh ini sejenis dodol sebab teksturnya lembut dan rasanya manis. Rasa manis didapatkan dari buah nanas yang digunakan dalam pembuatannya. Warna kue ini putih karena hanya menggunakan tepung terigu tanpa pewarna makanan. Adapun warna kuning muncul karena buah nanas yang digunakan sebagai campuran.

Resep Kue Meuseukat

Bahan-bahan

  • Tepung Gandum
  • Nanas
  • Telur Ayam
  • Agar-agar
  • Gula
  • Mentega
  • Vanili
  • Air

Cara Membuat

  • Campurkan tepung gandum, telur ayam, gula, dan air. Lalu masak bahan-bahan tersebut.
  • Saat adonan hampir mengeras, masukkan agar-agar yang sudah diaduk dengan air ke dalam adonan dan aduk hingga tercampur rata.
  • Masukkan sejumput vanili dan nanas yang sudah diparut ke dalam adonan.
  • Ketika adonan hampir matang, masukkan mentega dan masak hingga matang.
  • Setelah matang, tuang adonan ke dalam talam.
  • Meusekat yang sudah dituang ke dalam talam siap didesain sesuai selera.

3. Kue Rasyidah

Penganan tradisional Aceh ini namanya unik karena persis nama perempuan. Rasyidah dikenal sebagai kuliner khas pantai timur Aceh. Kue Rasyidah ini memiliki tekstur yang lembut. Sementara rasanya sungguh legit, kenyal dan gurih. Terbuat dari campuran tepung gandum dan gula.

Kue Rasyidah
Kue Rasyidah. Foto: Okezone

Resep Kue Rasyidah

Bahan-bahan

  • Tepung Gandum
  • Gula
  • Mentega
  • Air

Cara Membuat

  • Campurkan tepung gandum, gula, dan air. Lalu masak.
  • Setelah adonan setengah matang, tambahkan mentega, lalu diaduk hingga tidak tercium bau tepung pada adonan.
  • Setelah matang, tuangkan adonan ke dalam talam dan tambahkan bawang goreng sebagai hiasan.

4. Kue Wajeb

Kue Wajeb
Kue Wajeb (Wajik). Foto: steemit.com/@ayuni83

Kue Wajeb (wajik) adalah kue yang terbuat dari campuran beras dan santan. Rasanya juga manis dan lengket. Wajeb salah satu kuliner khas Aceh yang wajib hadir di momen-momen besar seperti hari pertunangan, pesta perkawinan, dan tujuh bulanan.

Resep Kue Wajeb

Bahan-bahan

  • Beras Ketan
  • Gula
  • Santan

Cara Memasak

  • Rendam beras ketan lalu kukus.
  • Beberapa menit setelah dikukus, aduk beras sebentar.
  • Masukkan santan dan gula yang sudah digonseng sambil diaduk.
  • Setelah matang, tuang adonan ke dalam talam.

Tidak hanya menambah kelezatan dalam acara hantaran di Aceh, keberadaan kue-kue ini juga dapat melestarikan tradisi kuliner Aceh yang kaya rasa dan makna. Setiap kue memiliki ciri khas tersendiri yang mencerminkan budaya lokal yang patut dijaga dan diteruskan kepada generasi mendatang. Selamat mencoba resep-resep di atas!

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy