410 Pintu Huntara di Pidie Jaya Selesai Dibangun, DTH Terkendala Virtual Account Bank Aceh

Huntara Meunasah Bie, Pidie Jaya
Huntara di Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Foto: Humas BNPB

Meureudu – Sebanyak 410 dari 791 pintu hunian sementara (huntara) di Pidie Jaya selesai dibangun dan siap dihuni para penyintas banjir.

Seperti diunggah akun Instagram @bnpb_indonesia pada Minggu, 8 Februari 2026, huntara tersebut dibangun di beberapa lokasi, yakni Gampong Meunasah Bie dan Geunteng  di Kecamatan Meurah Dua, serta Manyang Cut dan Blang Awe di Kecamatan Meureudu.

Pembangunan huntara dilakukan BNPB bersama lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Jumlah 791 pintu huntara yang dibangun sesuai permohonan pemerintah daerah.

“Bagi penyintas yang memilih alternatif lain, tersedia Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan untuk menyewa rumah sementara, sambil menunggu hunian tetap dibangun,” tulis BNPB dikutip Senin, 9 Februari 2026.

Di Pidie Jaya sendiri, sebut BNPB, sebanyak 1.193 rumah rusak berat dihantam banjir bandang akhir November 2025.

Sebelumnya, pada Kamis, 5 Februari 2026, BNPB meresmikan huntara di Pidie Jaya. Peresmian dilaksanakan secara serentak dan disiarkan melalui videotron di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan usulan penerima DTH yang telah masuk sebanyak 127 orang. Dari jumlah tersebut, 64 penerima telah menerima transfer dana, sisanya akan segera diproses setelah kelengkapan data terpenuhi.

Namun, BNPB menyebutkan penyaluran DTH terkendala teknis terkait penggunaan virtual account yang belum tersedia di Bank Aceh. Mengingat mayoritas masyarakat menggunakan Bank Aceh, pemerintah pusat dan daerah menyepakati penyaluran DTH tetap dapat dilakukan melalui rekening Bank Aceh sambil menunggu penyesuaian ketentuan teknis.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy