Takengon, Line1News – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, resmi menyegarkan jajaran birokrasinya demi mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Suasana khidmat menyelimuti Gedung Ummi Pendopo Bupati Aceh Tengah pada Rabu pagi, 23 September 2026, saat sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama mengucapkan sumpah jabatan untuk mengemban amanah yang baru.
Langkah penyegaran ini berlandaskan Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 820/62.04/BKPSDM/2026. Proses rotasi ini juga telah berjalan matang melalui uji kompetensi serta mengantongi persetujuan teknis dan rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bupati Haili Yoga mengingatkan jajarannya bahwa pergeseran posisi ini bukanlah hal yang luar biasa, melainkan sebuah kebutuhan organisasi untuk terus bergerak maju.
“Rotasi, mutasi itu hal yang biasa terjadi di lingkungan aparatur sipil negara. Di semua tempat, di semua lembaga, rotasi-mutasi itu hal yang wajar,” ujar Haili Yoga, dikutip dari rilis Pemkab Aceh Tengah.
Menembus Batas Birokrasi dengan Kolaborasi
Lebih dari sekadar seremonial, Bupati Haili Yoga menekankan bahwa para pejabat baru harus bergerak cepat memahami tugas pokok dan fungsi mereka. Mereka dituntut mampu menghidupkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat Aceh Tengah. Pihak pemerintah daerah pun memberi sinyal akan melanjutkan proses penataan jabatan struktural lainnya sesuai kebutuhan organisasi ke depan.
Dalam pesannya yang menyentuh aspek kepemimpinan, Haili Yoga meminta para pejabat agar ego sektoral dibuang jauh-jauh. Ia mendorong lahirnya komunikasi dan kolaborasi yang erat dengan kementerian, lembaga pusat, aparat penegak hukum, unsur masyarakat, hingga DPRK. Baginya, DPRK adalah mitra strategis untuk bahu-membahu membangun daerah.
Wajah Baru di Posisi Strategis
Berikut adalah sembilan pejabat Eselon II yang dipercaya mengemban energi baru di posisinya yang baru:
● Latif Rusdi: Mengemban tugas baru sebagai Kepala Dinas Pertanahan (sebelumnya Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat).
● Jefridin Siregar: Dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat/Asisten I Setda (sebelumnya Kepala Dinas Pertanahan).
● Jauhari: Kini menakhodai Dinas Pertanian sebagai Kepala Dinas (sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan).
● Nasrun Liwanza: Berpindah tugas menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik/Kesbangpol (sebelumnya Kepala Dinas Pertanian).
● Khairmansyah: Dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan/Asisten II Setda Aceh Tengah.
● Salman Nuri: Diamanahkan menjaga kelestarian daerah sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (sebelumnya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik).
● Subhan Sahara: Menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik (sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/DPMPTSP).
● Marwandi Munthe: Kini memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/DPMPTSP (sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UKM).
● Ariansyah: Dipercaya menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM (sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan).
Menutup prosesi pelantikan, Bupati menaruh harapan besar agar para pejabat ini segera beradaptasi tanpa menunda waktu. Di mata Haili Yoga, jabatan ini adalah sebuah titipan amanah yang harus dijawab dengan kinerja nyata demi kemajuan Kabupaten Aceh Tengah.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy