Muis Singapura Luncurkan Layanan Wakaf Online

Peluncuran Wakaf Masyarakat Singapura di Masjid Muhajirin. Foto: beritaharian.sg
Peluncuran Wakaf Masyarakat Singapura di Masjid Muhajirin. Foto: beritaharian.sg

Singapura – Majlis Ugama Islam Singapura (Muis) meluncurkan Wakaf Masyarakat Singapura (WMS) yang dapat digunakan masyarakat Muslim di negara itu untuk mendonasikan hartanya.

Donasi wakaf WMS dilakukan secara online. Dilansir dari Berita Harian, Minggu, 4 Agustus 2024, para wakif atau pewakaf dapat berdonasi melalui laman wakaf.sg. Di laman ini tersedia dua pilihan, berwakaf untuk saat ini atau di masa yang akan datang.

Menurut Muis, donasi wakaf langsung ke WMS dapat dilakukan secara tunai sebesar 10 hingga 1.000 dolar Singapura (SGD) sekali saja dalam setiap bulan atau tahun.

WMS pertama kali diperkenalkan pada 2020. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang masjid, madrasah, serta pengembangan para guru agama dan upaya peningkatan komunitas muslim di sini.

Berbicara pada acara peluncuran wakaf di Masjid Muhajirin di Jalan Braddell, pada Sabtu, 3 Agustus 2024, Menteri Penanggung Jawab Urusan Masyarakat Islam, Masagos Zulkifli berharap WMS dapat menjadi katalisator perencanaan keuangan keluarga.

“Banyak dari kita yang memiliki flat HDB [bantuan perumahan subsidi] dan dana CPF [tabungan simpanan pekerja]. Ada pula yang bijak memanfaatkan berbagai instrumen keuangan seperti saham dan bisnis. Kepemilikan aset dan properti di komunitas kita juga meningkat,” ujar Masagos.

Berdasarkan data pengumpulan zakat, kata dia, aset likuid masyarakat Melayu Muslim setempat diperkirakan berjumlah setidaknya 2 miliar SGD.

Karena itu, kata Masagos yang juga Menteri Sosial dan Pembangunan Keluarga ini, WMS menjadi salah satu inovasi memberikan dukungan dana yang berkelanjutan untuk kebutuhan masyarakat.

Misalnya, kata dia, untuk membayar sewa tanah masjid yang akan habis masa berlaku secara berturut-turut dalam 30 hingga 50 tahun ke depan, membutuhkan setidaknya 300 juta SGD.

“Jika kita melakukan ini [mengumpulkan dana] di kemudian hari, atau hanya pada saat kita membutuhkannya, akan sangat membebani generasi mendatang,” ujarnya.

Masagos juga mendesak Muslim Singapura menulis surat wasiat.

“Saya sangat berharap kita bisa mengalokasikan sebagian harta kita kepada WMS melalui wasiat dan pencalonan, sehingga kita bisa mendapatkan pahala yang langgeng hingga akhirat,” ujarnya.

Menurut Wakil Direktur Dana Komunitas Muis, Syamsul Hadi Jangarodin, hingga kini, sebanyak 3,8 juta SGD nilai wakaf telah dijanjikan oleh beberapa organisasi termasuk Persatuan Ulama dan Guru-Guru Agama Islam Singapura (Pergas) dan Federasi Muslim India FIM, dan perorangan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy