Hadirkan Madrasah Berstandar Internasional, Kemenag Aceh Minta Dukungan Komisi VIII DPR RI

Peninjauan lokasi MAN Model Banda Aceh
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh Ahmad Yani dan Kepala MAN Model Banda Aceh Nursiah mendampingi Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang melihat lokasi pembangunan MAN di kawasan Lamdingin Banda Aceh. Foto: Humas Kemenag Aceh

Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh meminta dukungan dari Komisi VIII DPR RI terkait rencana menghadirkan madrasah berstandar internasional di Aceh. Komisi VIII membidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Kita sudah melaporkan tadi kepada Pak Ketua Komisi VIII DPR RI, meminta dukungan sepenuhnya kepada beliau agar di Aceh terwujud madrasah bertaraf internasional,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag Aceh, Ahmad Yani, usai mendampingi kunjungan kerja Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang, Sabtu, 23 November 2024.

Menurut Ahmad Yani, kehadiran madrasah berstandar internasional perlu sebagai upaya mencetak generasi emas, unggul dan hebat. “Sehingga lulusannya tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga unggul dalam ilmu agama,” ujar Ahmad Yani.

“Alhamdulillah beliau (Marwan Dasopang) merespon dengan positif dan siap mendukung,” imbuhnya.

Sebelumnya kepada Marwan, Ahmad Yani menyampaikan perkembangan pendidikan madrasah di Aceh yang telah mengalami banyak kemajuan, baik dari sisi sarana maupun peningkatan kualitas.

Saat ini, kata dia, ada beberapa madrasah yang dibangun melalui SBSN. “Artinya bangunan dan sarana sudah refresentatif dan menunjukkan kemajuan saginifikan,” ujarnya.

SBSN merupakan Surat Berharga Syariah Negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah. SBSN dialokasikan pemerintah untuk mendukung penyediaan infrastruktur di berbagai sektor, termasuk pembangunan madrasah.

“Saat penerimaan siswa baru, madrasah kita banyak peminatnya Pak Ketua,” ujar Ahmad Yani kepada Marwan.

Sehari sebelumnya, dalam pertemuan di Aula Kantor Kemenag Aceh, Ahmad Yani melaporkan kondisi kerukunan di Aceh, baik antarumat beragama maupun dalam internal umat.

“Alhamdulillah kerukunan di Aceh sangat kondusif, kondisi ini perlu terus kita jaga agar hadir rasa aman dan nyaman, yang merupakan fondasi penting untuk kemajuan di berbagai sektor,” sebutnya.

Usai pertemuan, Ahmad Yani mengajak Marwan melihat tanah hibah yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk pembangunan MAN Model Banda Aceh, di kawasan Lamdingin.

“Kami berharap dukungan dari Ketua Komisi VIII untuk merealisasikan pembangunan madrasah ini agar dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Aceh,” ujar Ahmad Yani kepada Marwan di lokasi, didampingi Kepala MAN Model Banda Aceh Nursiah.

Marwan mengatakan akan mendalami dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut, guna memastikan terwujudnya pembangunan yang dapat memberikan manfaat bagi pendidikan di Aceh.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy