Ini Kata KIP Aceh Soal Lokasi dan Tema Debat Paslon Gubernur-Wagub Aceh

KIP Aceh Hendra Darmawan
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KIP Aceh, Hendra Darmawan. Foto: Istimewa

Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah menetapkan jadwal dan lokasi penyelenggaraan Debat Publik/Debat Terbuka Antar-Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Tahun 2024. KIP Aceh juga sudah mempersiapkan dan membahas tema debat pertama bersama pihak pasangan calon (paslon).

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KIP Aceh, Hendra Darmawan, dikonfirmasi Line1.News, Senin, 21 Oktober 2024, mengatakan pihaknya terus mempersiapkan acara debat publik itu melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait. “KIP Aceh mempersiapkan desain debat, tata tertib, tema debat, peserta, jadwal dan tempat penyelenggaraan, moderator, panelis, undangan debat, dan penyiaran,” ujarnya.

Hendra Darmawan menyebut debat pertama akan dilaksanakan pada 25 Oktober 2024 di Hotel Amel Convention Hall, Blang Oi, Banda Aceh. Debat kedua pada 1 November di The Pade Hotel. Debat ketiga pada 19 November di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

Sebelumnya, KIP Aceh juga telah menetapkan tim perumus debat. Salah satu tugas tim perumus adalah menjaring isu-isu strategis untuk dijadikan tema debat.

Baca juga: Inilah Tim Perumus Debat Paslon Gubernur-Wagub Aceh dan Tugasnya, Tema Hingga Panelis Sedang Disusun

“Dari hasil koordinasi KIP Aceh dengan pihak LO [penghubung] pasangan calon, KIP Aceh telah mempersiapkan tema debat untuk ditetapkan dalam rapat koordinasi KIP Aceh dengan partai politik atau gabungan partai politik dan pasangan calon,” kata Hendra Darmawan.

Menurut Hendra, tema debat pertama yang telah dipersiapkan adalah mencerminkan upaya menyelesaikan persoalan daerah dan memajukan daerah. “Untuk debat pertama ada dua tema,” ucapnya.

Tema pertama: “Upaya Menyelesaikan Persoalan Aceh” dengan subtema atau topik: “Mewujudkan tata kelola pemerintahan Aceh yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing global”. Ruang lingkupnya: Penerapan syariat Islam; Keistimewaan dan kekhususan Aceh; serta Koneksitas pelayanan publik.

Tema kedua: “Upaya Memajukan Aceh” dengan topik: “Meningkatkan pembangunan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat Aceh”. Ruang lingkupnya: Pembangunan berkelanjutan; pendidikan, sains dan teknologi; serta Kesetaraan gender, perlindungan hak perempuan, anak, penyandang disabilitas, kelompok minoritas dan marginal.

“Penyusunan tema dan subtema atau topik serta ruang lingkup yang akan diperdebatkan tidak lari dari hasil kolaborasi antara Rencana Pembangunan Jangka Panjang Aceh (RPJPA) dengan visi, misi, dan program dari kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Pilkada 2024. Dalam mempersiapkan tema ini KIP Aceh beberapa kali berkoordinasi dengan LO masing-masing pasangan calon,” ujar Hendra.

Hendra menjelaskan tema debat pertama berhasil ditetapkan dalam rapat koordinasi dengan partai politik dan pihak paslon pada 21 Oktober 2024 di Aula KIP Aceh. Intinya, kata dia, debat publik ini hanya untuk memperdalam dan mempertajam visi, misi, dan program paslon.

“Tema debat kedua dan ketiga sedang kita persiapkan, dan akan kami bahas dalam rapat koordinasi bersama partai politik dan pihak pasangan calon,” ucap Hendra Darmawan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy