Lhokseumawe — Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, masyarakat Kota Lhokseumawe mengeluhkan kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram.
Di sejumlah kios di Kota Lhokseumawe, Senin, 22 Desember 2025, harga gas melon tersebut dijual mencapai Rp50 ribu pertabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, di beberapa pangkalan resmi, stok gas 3 kg dilaporkan kosong. Kondisi ini memaksa warga membeli gas di kios pengecer dengan harga tinggi demi memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Salah seorang warga Gampong Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, mengatakan kelangkaan gas 3 kg sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Selain sulit diperoleh, harga gas melon juga terus melonjak.
“Gas 3 kilo sekarang susah didapat. Kalau pun ada di kios, harganya sudah sampai 50 ribu [rupiah]. Kami sebagai masyarakat kecil sangat terbebani,” ujar warga tersebut.
Baca juga: Elpiji Oploson Mulai Beredar di Pasaran, Hiswana Migas Aceh: Masyarakat Rugi
Warga menduga adanya praktik penyelewengan distribusi gas subsidi yang menyebabkan pasokan tidak sampai ke masyarakat sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, masyarakat mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan.
Masyarakat meminta agar petugas dari pemerintah serta pengawas pangkalan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kios dan pangkalan gas elpiji. Sidak tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi gas berjalan sesuai aturan dan tidak ada penjualan di atas HET.
Selain itu, warga juga mendesak pemerintah agat tidak ragu memberikan sanksi tegas, termasuk mencabut izin pangkalan yang terbukti melakukan kecurangan atau menyalurkan gas subsidi tidak sesuai peruntukannya.
Menjelang meningkatnya kebutuhan energi pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan tegas agar kelangkaan serta lonjakan harga gas 3 kg tidak terus berlanjut dan semakin memberatkan warga.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy