Banda Aceh, Line1News – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banda Aceh, Arijal, menyampaikan bahwa kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji akan mendarat pada Senin malam, 15 Juni 2026, sekira pukul 20.50 waktu Aceh.
“Kloter pertama berjumlah 393 orang, berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Senin, pukul 08.30 Waktu Arab Saudi (WAS),” kata Arijal dalam konferensi pers di Asrama Haji Kelas I Aceh.
Arijal mengatakan, jemaah kloter pertama berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Dia mengimbau para keluarga penjemput untuk tidak memasuki area Asrama Haji karena keterbatasan lokasi.
“Kami mengimbau kepada penjemput jemaah baik kabupaten kota maupun Banda Aceh dan Aceh Besar supaya tidak memaksakan diri masuk ke pelataran Asrama Haji karena lokasi kita masih sempit untuk menampung semua kendaraan,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus menyebut tim kesehatan akan melakukan pemantauan kesehatan jemaah di daerah masing-masing sepulang dari Tanah Suci.
“Kita akan evaluasi selama 14 hari semua jemaah haji. Nanti petugas kesehatan di Puskesmas akan memantau di wilayah tinggal jemaah.
Menurutnya, evaluasi ini dilakukan untuk melihat kondisi jemaah setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji. Selain itu, pemantauan ini juga untuk menghindari potensi virus bawaan dari Arab Saudi.
“Evaluasi ini kita lakukan untuk melihat apakah jemaah terkontaminasi dengan virus-virus yang ada di Arab Saudi. Kita mengawasi semua jemaah dan mudah-mudahan tidak ada yang terbawa penyakit dari Arab Saudi,” ujar Ferdiyus.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy