Takengon – Suasana Minggu siang yang tenang di Pasar Jagong Jeget berubah menjadi kepanikan luar biasa. Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Dusun Suka Maju Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu, 9 Agustus 2026, sekira pukul 11.35 waktu Aceh.
Konstruksi bangunan yang didominasi material kayu (papan) berdempetan serta tiupan angin kencang membuat si jago merah mengamuk tak terkendali. Dalam waktu singkat, kobaran api meluas dari titik ruko bagian tengah dan menghanguskan seluruh kompleks pasar bagian selatan.
Asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke langit memicu kepanikan warga. Di tengah jeritan histeris, kepedulian antarsesama langsung teruji di lapangan. Warga setempat spontan bahu-membahu membentuk barisan, mencoba menjinakkan api menggunakan peralatan seadanya. Mereka bahkan memanfaatkan air dari saluran selokan di sekitar lokasi demi menahan laju perambatan api.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat mengoordinasikan bantuan lintas posko armada pemadam. “BPBD mengerahkan empat unit armada Damkar: 1 dari Posko Jagong, 1 dari Posko Atu Lintang, dan 2 dari Posko Induk,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, kepada wartawan melalui pesan singkat.
Dampak Kerusakan dan Korban Luka
Andalika mengatakan data awal, api menghanguskan bangunan kios/ruko kopel berkonstruksi kayu sebanyak 96 unit.
“Dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Namun, dua warga mengalami luka bakar,” ungkap Andalika.
Sumber lain menyebut kedua korban itu sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Atu Lintang sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Datu Beru Takengon untuk penanganan medis intensif.

[Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke titik sisa api guna melokalisir perambatan pascakebakaran di Pasar Jagong Jeget, Minggu (9/8/2026). Foto: Istimewa]
BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan sedang melakukan pendataan, hingga mempersiapkan posko dan dapur umum. “Insya Allah, bantuan masa panik akan diserahkan oleh Bapak Bupati,” pungkas Andalika.
Sementara itu, penyebab pasti dari munculnya titik api pertama di area ruko masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy