‘Lapor Bupati’ Diluncurkan, Warga Aceh Barat Ramai-ramai Adukan Masalah Sampah

Bupati Aceh Barat Tarmizi
Bupati Aceh Barat Tarmizi menemukan tumpukan sampah di pinggir jalan saat peninjauan lapangan. Foto: Humas Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Aceh Barat resmi meluncurkan ‘Lapor Bupati Aceh Barat’ pada Jumat, 30 Mei 2025. Peluncuran layanan aduan resmi itu bertepatan dengan peringatan 100 hari pemerintahan Tarmizi-Said di Aula Bappeda Aceh Barat.

“Peluncuran layanan aduan resmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membuka akses komunikasi secara langsung bersama masyarakat,” ujar Bupati Aceh Barat Tarmizi saat peluncuran.

Dia berharap layanan itu dapat menjadi jembatan komunikasi efektif antara masyarakat dengan pemerintah.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya agar warga bisa menyampaikan apa yang dirasakan, dan kami siap untuk menindaklanjutinya,” ujar Tarmizi.

Layanan aduan dapat diakses warga dengan mengirimkan laporan ke nomor ponsel 0853 5599 1121, dengan mencantumkan nama dan alamat lengkap, serta bukti pendukung seperti foto, video atau dokumen.

Nah, sejak dibukanya layanan itu, warga Aceh Barat menunjukkan antusiasme dalam menyampaikan berbagai persoalan sosial di sekitar mereka.

Selain laporan formal, beberapa warga juga memanfaatkan layanan ‘Lapor Bupati’ untuk mencurahkan unek-unek mereka kepada pemerintah daerah. Salah satu laporan yang paling banyak diterima terkait permasalah sampah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tarmizi pada Minggu pagi, 1 Juni 2025, turun langsung ke lapangan bersama Kepala Dinas Kominsa Erdian Mourny dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Cut Hasanuddin.

Tarmizi menemukan banyak tumpukan sampah di berbagai titik yang tidak dikelola dengan baik. Kondisi ini memicu kebiasaan masyarakat membuang sampah di luar lokasi yang telah disediakan.

“Kita melihat sendiri, beberapa lokasi memang tidak memiliki sistem pengelolaan yang memadai. Ini masalah serius yang harus kita tangani bersama,” ujar Tarmizi dikutip dari Laman Pemkab Aceh Barat.

Ia menekankan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan karena Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan tidak bisa bekerja sendiri.

“Tanpa kesadaran dan dukungan warga, persoalan sampah akan terus berulang. Kita berharap dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Aceh Barat optimis bisa mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy