Mahasiswa Kembali Demo Kantor Gubernur Aceh, Ini Tuntutannya

Mahasiswa demo kantor gubernur aceh
Mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 3 November 2026. Foto: Fakhrurrazi/Line1News.

Banda Aceh, Line1News – Seratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banda Aceh menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Jalan T. Nyak Arief, Banda Aceh, Selasa, 3 November 2026.

Massa aksi membawa sejumlah tuntutan, di antaranya:

• Meminta penetapan bencana ekologis Aceh Sumatra dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai bencana nasional.

• Usut tuntas dan meminta pertanggungjawaban dari pihak korporasi terhadap bencana ekologis di Aceh Sumatra dan Karhutla.

• Meminta pembebasan tahanan politik dan hentikan kriminalisasi terhadap masyarakat sipil.

Pantauan Line1News di lokasi, massa aksi bergerak mulai pukul 16.15 waktu Aceh dari titik kumpul di depan Stadion H. Dimirthala Lampineung. Mereka menggunakan almamater yang menjadi reprentasi dari masing-masing kampus di Banda Aceh.

Tiba di depan kantor gubernur, massa tak diizinkan masuk ke halaman gedung oleh aparat kepolisian. Massa akhirnya mendobrak gerbang keluar kantor gubernur dan berusaha untuk masuk ke halaman kantor. Namun, massa aksi masih tertahan dengan barikade aparat gabungan di mulut gerbang kantor.

Dalam orasinya, massa aksi meminta bertemu dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem untuk menyampaikan persoalan penanganan bencana yang dinilai belum maksimal dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu, aparat kepolisian menyampaikan bahwa semua unsur pimpinan di Pemerintah Aceh tidak berada di tempat lantaran sedang berada di luar kota karena tugas dinas.

Diketahui, Mualem saat ini tengah berada di Jakarta untuk bertemu dengan sejumlah menteri. Sementara Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Mendagri Tito Karnavian di Pidie Jaya. Sedangkan Pj. Sekda Aceh Taufik juga sedang dinas luar.

“Kalau adek-adek ingin bertemu Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, beliau tidak ada di Banda Aceh. Tapi kalau ada tuntutan dari adek-adek, kami akan sampaikan ke pimpinan,” kata polisi melalui pengeras suara.

Massa aksi sempat bertahan di depan gerbang Kantor Gubernur Aceh. Arus lalu lintas di depan kantor itu juga ditutup sementara waktu. Para pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri pada pukul 18.15.[]

Baca Juga: Unjuk Rasa Jilid 2 di Depan Kantor Gubernur, Massa Minta Jumpa Mualem

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy