Lhokseumawe — Motif Dheun Bungong Sagoe yang dipamerkan Dekranasda Lhokseumawe meraih juara tiga kategori Wastra Nusantara di Festival Meurah Silu yang digelar Bank Indonesia di Langsa.
Perolehan juara tiga itu diumumkan saat pembukaan festival pada Sabtu, 20 September 2025. Menurut Ketua Dekranasda Lhokseumawe Yulinda Sayuti pencapaian tersebut berkat kerja keras para perajin di Lhokseumawe.
Dia sendiri mengaku bangga dan bersyukur dengan pencapaian tersebut karena ornamen motif khas Lhokseumawe itu mampu memukau juri dan pengunjung.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Ini adalah hasil kerja keras para perajin kami yang tak kenal lelah dalam menjaga kualitas dan keaslian produk. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan membawa nama Lhokseumawe ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Yulinda dikutip dari Laman Pemko Lhokseumawe.
Dia menilai kemenangan itu berkat keindahan motif, kualitas bahan, dan detail pengerjaan ornamen Dheun Bungong Sagoe.
Yulinda juga mengatakan ornamen motif Dheun Bungong Sagoe yang dipamerkan itu kini sudah memiliki hak cipta dari Kementerian Hukum.
“Kehadiran motif ini menjadi ekspresi budaya yang memperkaya seni arsitektur, tekstil, dan kerajinan tangan di Lhokseumawe,” ujarnya.
Dengan penghargaan tersebut, kata Yulinda, Dekranasda Lhokseumawe akan terus berkomitmen untuk melestarikan dan memajukan kekayaan budaya lokal.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy