Info Matchday Persiraja vs Semen Padang: Tribun Dimurthala Bebas Asap Rokok, Masuk Stadion Cukup Scan Barcode!

Ketua Panpel Persiraja Syarwani Sulaiman
Ketua Panpel Persiraja, Syarwani Sulaiman atau yang akrab disapa Jer Ami. Foto: MO Persiraja

Banda Aceh, Line1News – Menjelang kick-off perdana Pegadaian Championship Liga 2 Indonesia 2026/2027, Panitia Pelaksana (Panpel) Persiraja Banda Aceh langsung mengambil langkah tegas terkait regulasi stadion. Seluruh penonton yang hadir di Stadion H. Dimurthala dilarang keras merokok selama pertandingan berlangsung.

Aturan strict ini bakal langsung diuji saat Persiraja Banda Aceh menjamu rival beratnya, Semen Padang, pada laga bertajuk super big match hari Minggu, 13 September 2026, pukul 20.30 waktu Aceh.

Ketua Panpel Persiraja, Syarwani Sulaiman akrab disapa Jer Ami, menegaskan bahwa kebijakan kawasan tanpa rokok ini berlaku mutlak di seluruh area tribun stadion demi menciptakan atmosfer laga yang nyaman bagi semua kalangan suporter.

“Kami sudah imbau jauh-jauh hari bahwa dilarang merokok di seluruh tribun stadion, setiap musim kami selalu imbau masalah itu,” kata Jer Ami, Jumat (11/9/2026).

Siagakan Steward dan Larangan Botol Air Mineral

Selain memburu kawasan tribun bebas asap rokok, Panpel juga mempertahankan regulasi ketat musim lalu, yaitu melarang penonton membawa botol air mineral ke dalam stadion.

Demi mengawal regulasi ini berjalan mulus di lapangan, Jer Ami mengajak para suporter Laskar Rencong untuk aktif menjaga ketertiban lewat aksi saling mengingatkan. Pihak Panpel juga akan menyiagakan petugas keamanan internal di setiap sudut tribun.

“Jadi, kami minta agar saling menjaga. Kalau ada yang merokok, silakan ditegur saja. Nanti setiap tribun kami juga tempatkan steward yang akan menjaga penonton,” ujarnya.

New Season, New System: Masuk Stadion Cukup Scan Barcode!

Bagi para suporter yang sudah mengantongi tiket, Panpel Persiraja membawa kabar baik lewat rilis sistem pemeriksaan tiket terbaru yang jauh lebih praktis dan ramah user untuk musim ini.

Jika musim lalu penonton harus mengantre lama untuk menukarkan tiket dengan gelang fisik, kali ini Persiraja menerapkan sistem cashless/paperless yang lebih memotong waktu antrean di pintu gerbang (gate). Penonton cukup menunjukkan kode QR lewat ponsel mereka.

“Tahun ini lebih mudah. Kalau tahun lalu harus ganti barcode dengan gelang, kalau tahun ini tinggal menunjukkan barcode saja, tidak perlu ganti dengan gelang lagi,” jelasnya.

Melalui perombakan sistem dan penegasan regulasi ini, Panpel berharap laga home perdana kontra Semen Padang tidak hanya menyajikan duel sengit 90 menit di lapangan, tetapi juga memberikan pengalaman menonton yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh suporter.[]

Baca Juga:

Membara di Pekan Perdana: Persiraja Bidik Poin Penuh, Gidong Serukan ‘Terror’ Kreatif di Dimurthala

● Persiraja Rilis Tiketpersiraja.id: Serba Digital, Bye-Bye Antre Tukar Gelang!

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy