Jantho — Pemkab Aceh Besar bersama Forkopimda melaksanakan ziarah serentak pada Minggu, 9 November di tujuh titik makam pahlawan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional.
Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Besar Aulia Rahman menjelaskan ketujuh titik tersebut yakni Makam Laksamana Malahayati, Tengku Fakinah, Teungku Chik Di Tiro, Teuku Panglima Polem, Teungku Chik Pante Kulu, Teuku Nyak Arief, dan Teuku Nyak Makam.
Di setiap titik, ziarah dipimpin unsur pimpinan daerah sesuai penugasan. Aulia menyebut pelaksanaan ziarah secara serentak itu perdana dilaksanakan tahun ini.
“Alhamdulillah, semua kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Ini menunjukkan komitmen Aceh Besar dalam memuliakan jasa para pahlawan,” ujar Aulia dikutip dari Laman Pemkab Aceh Besar , Senin, 10 November 2025.
Di kompleks Makam Pahlawan Nasional Laksamana Malahayati di Gampong Lamreh, Mesjid Raya, ziarah dipimpin Bupati Aceh Besar Muharram Idris.
Diawali dengan upacara penghormatan dan doa bersama, kemudian berlanjut ke prosesi tabur bunga dan penyerahan bingkisan kepada ahli waris pahlawan.
Sementara Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Jalil memimpin prosesi ziarah, doa, dan tabur bunga di makam pahlawan Teungku Fakinah. Makam ini berada di Gampong Lam Beunot, Kecamatan Simpang Tiga.
Di kesempatan itu, Syukri menyampaikan sejarah singkat Teungku Fakinah, ulama perempuan yang juga dikenal dengan nama singkat Teungku Faki.
Teungku Fakinah lahir sekira 1856 di Lam Beunot. Ayahnya bernama Datuk Mahmud, pejabat pemerintahan Sultan Alaidin Iskandar Syah.
Ketika Belanda menyerang Aceh pada 1873, Teungku Fakinah turut serta dalam pertempuran. Setelah suaminya gugur, ia memimpin langsung pasukan gerilya.
“Ia bahkan pernah membentuk pasukan yang terdiri dari perempuan. Walaupun Teungku Fakinah tidak termasuk dalam daftar pahlawan nasional, namun keberadaan perjuangan beliau tercatat dalam berbagai literatur sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” ujar Syukri.
Adapun Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi memimpin ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Teungku Chik Di Tiro di Kecamatan Indrapuri pada Minggu pagi.
Teungku Chik Ditiro merupakan pahlawan Nasional. Semasa perang kolonial Belanda, ia diangkat sebagai panglima perang.
Ketika Belanda menduduki Aceh, Teungku Chik Di Tiro memimpin pasukannya merebut benteng-benteng di Lam Baro hingga Aneuk Galong.
Sementara Kabag SDM Polres Aceh Besar Ildani Ilyas mewakili Kapolres memimpin ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Teuku Panglima Polem, Gampong Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Glie.
Di kesempatan itu, Ildani menyerahkan bingkisan kepada ahli waris Teuku Panglima Polem yakni T Armia, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Aceh Besar kepada keluarga para pahlawan yang telah berjuang demi negara.
Di Makam Pahlawan Nasional Teuku Nyak Arief, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Asisten II Sekdakab Aceh Besar M Ali bertindak sebagai inspektur upacara.
Usai upacara, juga diserahkan bingkisan kepada Teuku Maimun, perwakilan keluarga almarhum pahlawan nasional tersebut.
Lalu di Makam Panglima Teuku Nyak Makam, Gampong Lamnga, Kecamatan Masjid Raya, giliran Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil yang memimpin ziarah dan tabur bunga.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bingikisan kepada Bustami, ahli waris Panglima Teuku Nyak Makam.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy