[Infografis] Realisasi Anggaran dan SiLPA Pemerintah Aceh 2016-2025

Grafik Tren Realisasi Anggaran dan SiLPA Pemerintah Aceh 2016 2025
Dinamika Dekade Keuangan Aceh. Grafik garis memperlihatkan pergerakan realisasi Pendapatan, Belanja, dan SiLPA Pemerintah Aceh rentang 2016–2025 (audited). Visualisasi menonjolkan tren penurunan SiLPA yang konsisten melandai dalam tiga tahun terakhir setelah sempat melonjak di periode 2020–2021. (Foto: Line1News/AI)

Banda Aceh, Line1News – Angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp518,46 miliar menjadi sorotan Badan Anggaran (Banggar) DPR Aceh. Sorotan tersebut mencuat dalam Rapat Paripurna DPRA beragenda penyampaian Pendapat Banggar terhadap Rancangan Qanun (Raqan) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA TA 2025, Rabu malam, 26 Agustus 2026.

SiLPA—yang merupakan selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan neto—dinilai perlu diperjelas asal-usulnya. Banggar DPRA meminta Pemerintah Aceh membeberkan secara rinci faktor utama yang membentuk angka setengah triliun rupiah tersebut.

“Apakah disebabkan oleh efisiensi, kegiatan yang tidak terlaksana, kegiatan yang terlambat, pengadaan yang tidak selesai, atau faktor lainnya,” tegas Juru Bicara Banggar DPRA, Irfansyah.

Sebagai tindak lanjut, mengevaluasi secara menyeluruh penyebab munculnya SiLPA diposisikan sebagai poin pertama dari 10 rekomendasi resmi yang disodorkan Banggar DPRA kepada Pemerintah Aceh.

Baca Juga: Sorot SiLPA, Ini 10 Rekomendasi Banggar DPRA Terhadap Raqan Pertanggungjawaban APBA 2025

Pemerintah Aceh: SiLPA Menurun

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam rapat paripurna lanjutan pada Kamis (27/8/2026), menjelaskan bahwa SiLPA TA 2025 sebesar Rp518,46 miliar sejatinya mengalami penurunan jika dibandingkan dengan SiLPA 2024 yang tercatat sebesar Rp530,26 miliar. Ia menegaskan, SiLPA 2025 akan dimanfaatkan secara akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Tanggapan Pemerintah Aceh Terkait Pertanggungjawaban APBA 2025, SiLPA Turun

Rekam Jejak Keuangan Aceh (2016–2025)

Berdasarkan data Laporan Realisasi Anggaran yang dihimpun Line1News pada Jumat (28/8/2026), jika ditarik dalam rentang waktu satu dekade terakhir (2016–2025), pergerakan SiLPA Pemerintah Aceh mengalami dinamika yang cukup signifikan. Setelah sempat menembus angka puncak pada periode 2020–2021 di kisaran Rp3,9 triliun, nilai SiLPA dalam tiga tahun terakhir (2023–2025) melandai di angka ratusan miliar rupiah.

Untuk gambaran yang lebih komprehensif mengenai perbandingan realisasi Pendapatan, Belanja, Pembiayaan Neto, hingga SiLPA Pemerintah Aceh dari tahun ke tahun, simak tabel ringkasan data audited berikut ini:

[Rekam Jejak APBA 2016–2025. Tabel ringkasan memaparkan rincian data audited realisasi anggaran Pemerintah Aceh selama satu dekade, mencakup komponen Pendapatan, Belanja & Transfer, Surplus/Defisit, Pembiayaan Neto, hingga SiLPA per tahun.
(Foto: Line1News/AI)]

Lihat Pula: Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Ini Kata Wagub Fadhlullah

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy