Banda Aceh, Line1.News – Peta persaingan menuju kursi kepemimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh periode 2026–2030 mulai mengerucut. Panitia penjaringan resmi menetapkan empat profesor terbaik sebagai bakal calon rektor setelah dinyatakan lolos verifikasi administrasi.
Dilihat Line1.News, Jumat, 17 April 2026, penetapan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 5/Un.08/PPBCR/4/2026. Keempat nama besar yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) tersebut adalah:
1. Profesor Muhammad Siddiq
2. Profesor Saifullah
3. Profesor Inayatillah
4. Profesor Mujiburrahman (Petahana)
Ketua Panitia Penjaringan, Profesor Khairuddin, menegaskan seluruh kandidat telah melalui proses verifikasi dokumen yang ketat dan menyeluruh.
“Berdasarkan pemeriksaan faktual dan pencocokan dokumen dengan instrumen persyaratan, keempatnya dinyatakan memenuhi syarat administratif,” ujar Khairuddin.
Langkah Menuju Senat dan Kemenag
Tak butuh waktu lama, setelah ditetapkan, dokumen para bakal calon langsung diserahkan kepada Rektor hari ini. Pada saat yang sama, Rektor Profesor Mujiburrahman menyerahkan berkas tersebut kepada Ketua Senat Universitas, Profesor Nazaruddin A. Wahid.
Penyerahan ini bertujuan untuk memperoleh pertimbangan kualitatif dari Senat sebelum nantinya diproses lebih lanjut oleh Kementerian Agama RI di Jakarta.
Proses Profesional
Sebagai informasi, masa penjaringan ini telah berlangsung sejak 27 Februari hingga 16 April 2026. Seluruh tahapan, mulai dari pengumuman hingga rapat pleno penetapan pada 14 April, diklaim berjalan sesuai regulasi Keputusan Dirjen Pendis Kemenag RI Nomor 3151 Tahun 2020.
“Proses ini dijalankan secara profesional untuk menghasilkan kepemimpinan terbaik bagi UIN Ar-Raniry ke depan,” tegas Khairuddin.
Siapakah yang akan menakhodai UIN Ar-Raniry untuk empat tahun ke depan? Keputusan kini berada di tangan Senat dan seleksi akhir di Kementerian Agama.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy