Lhoksukon – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad mendampingi Menko Polkam Djamari Chaniago meninjau proyek hunian tetap atau huntap bagi penyintas banjir di Aceh Utara, Rabu, 7 Januari 2026.
Djamari disambut Dek Fad di Bandara Malikussaleh. Dari bandara, rombongan bergerak Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang. Di sana, Djamari menyerahkan huntap secara simbolis kepada penyintas banjir.
Dek Fad mengapresiasi langkah Kemenko Polkam membangun huntap tersebut. Menurutnya, Kemenko Polkam instansi pertama yang merealisasikan pembangunan huntap di Aceh Utara. Ia berharap, dukungan serupa juga menyentuh daerah lain di Aceh yang masih membutuhkan penanganan pascabencana.
Baca juga: Sesalkan Bentrok di Aceh Utara, Dek Fad Minta TNI-Polri Tak Arogan
Selain itu, Dek Fad menyoroti pentingnya percepatan renovasi fasilitas rumah ibadah yang rusak akibat banjir.
“Ramadan sudah semakin dekat. Kami berharap renovasi masjid dapat menjadi prioritas agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ujarnya dikutip dari Laman Pemerintah Aceh, Kamis, 8 Januari 2026.
Djamari Chaniago mengatakan kunjungannya itu untuk memastikan seluruh persiapan pembangunan huntap benar-benar telah siap, baik dari segi teknis maupun administrasi.
Ia menegaskan komitmen Kemenko Polkam menyelesaikan pembangunan 104 unit huntap, termasuk musala, sebelum Ramadan.
Baca juga: Dek Fad Minta Pusat Naikkan Nilai Bantuan Rumah Rusak Berat Jadi Rp98 Juta per Unit
“Hari ini kita memastikan bahwa persiapan untuk pembangunan hunian tetap ini betul-betul sudah siap. Kita berharap pembangunannya harus sudah selesai sebelum bulan puasa Ramadan agar masyarakat dapat tinggal dan beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Djamari juga menginformasikan presiden telah menetapkan Mendagri sebagai kepala satgas rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana, termasuk Aceh.
“Program rehab-rekon tersebut nantinya tidak hanya fokus pada pembangunan hunian saja, tetapi juga mencakup perbaikan jalan, jembatan, serta pemulihan fasilitas publik yang rusak akibat banjir.” []


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy