Bikin Bangga! Kemenekraf Proyeksikan Aceh Tengah Jadi Motor Ekonomi Kreatif Aceh

Pelatihan fotografi produk kreatif
Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif Sub-Sektor Fotografi Produk Kreatif yang digelar di Ballroom Gayo Petro Hotel, Takengon, Jumat, 19 Juni 2026. Foto: Humas Aceh Tengah

Takengon, Line1News – Di balik keindahan alamnya, Kabupaten Aceh Tengah menyimpan potensi besar pada kreativitas warganya. Kementerian Ekonomi Kreatif kini berkomitmen penuh mendampingi daerah ini untuk tumbuh menjadi salah satu kabupaten percontohan pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.

Langkah nyata ini dimulai dari sebuah ruang ballroom di Gayo Petro Hotel, Takengon, Jumat, 19 Juni 2026. Sebanyak 100 pasang mata dari komunitas fotografi dan warga lokal berkumpul dengan semangat yang sama: belajar menaikkan kelas produk lokal mereka lewat lensa kamera. Mereka hadir dalam pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif Sub-Sektor Fotografi Produk Kreatif.

Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif RI Bidang Isu Strategis, Rian Firmansyah, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya melihat antusiasme tersebut. Menurutnya, sebuah produk yang bagus akan jauh lebih bernilai jika disajikan dengan visual yang memikat.

“Produk kreatif Aceh Tengah tidak hanya harus berkualitas, tetapi juga harus mampu ‘bercerita’ lewat foto yang baik dan dipasarkan secara efektif di dunia digital. Setelah fotografi, kami akan langsung sambung dengan pelatihan digital marketing,” ujar Rian, dikutip dari rilis Pemkab Aceh Tengah.

Rian melihat masyarakat Aceh Tengah sudah memiliki modal budaya dan kreativitas yang kuat sejak lahir. Tugas pemerintah saat ini adalah membantu warga mengubah kreativitas tersebut menjadi penghasilan nyata.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini membawa misi kemanusiaan yang mendalam. Kemenekraf ingin menjadikan penguatan kemampuan warga ini sebagai bahan bakar untuk mempercepat pemulihan Aceh Tengah pascabencana.

“Kami ingin memastikan masyarakat Aceh Tengah dapat bangkit lebih cepat dan lebih kuat. Melatih kemampuan warga adalah investasi terbaik agar lahir peluang usaha dan lapangan kerja baru dari tangan mereka sendiri,” tambah Rian optimis.

Senada dengan hal itu, Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif, R. Adi Mukhtar Rivai, menjelaskan ruang pelatihan ini sengaja diciptakan agar para pelaku kreatif bisa saling berkenalan, berbagi pengalaman, dan berkolaborasi di masa depan. Ia pun memuji gerak cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang sangat peduli pada pembangunan manusianya.

Apresiasi ini disambut hangat oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan. Bagi Muchsin, panggung ekonomi kreatif di daerahnya bukan milik pemerintah, melainkan milik warganya yang merawat kearifan lokal.

“Aceh Tengah adalah rumah bagi ekonomi kreatif. Kreativitas masyarakat yang tumbuh dari kekayaan budaya dan kearifan lokal adalah modal terbesar kami untuk menggerakkan roda ekonomi daerah,” pungkas Muchsin dengan penuh keyakinan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy