Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat rata-rata konsumsi kalori warga Tanah Rencong pada 2024 hanya 1.989,55 kilokalori (kkal) per hari. Jumlah ini dinilai belum mencukupi standar kecukupan gizi nasional sebesar 2.100 kkal per kapita per hari.
“Secara rata-rata konsumsi kalori masyarakat tergolong rendah sekitar 1.989,55 kkal. Hanya golongan atas yang konsumsinya di atas 2.100 kkal,” ungkap Ketua Tim Statistik Sosial BPS Aceh Abdul Hakim, di Banda Aceh, Rabu, 26 Maret 2025, dilansir dari Antara.
Namun, data BPS menunjukkan konsumsi kalori penduduk perkotaan lebih rendah dibandingkan warga di pedesaan. Warga kota mengonsumsi 1.922,51 kkal per hari, sedangkan penduduk perdesaan 2.025,84 kkal.
Meski demikian, kata Hakim, angka itu tetap belum memenuhi standar kecukupan kalori nasional.
Selain itu, konsumsi kalori penduduk Aceh juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2023, rata-rata konsumsi kalori mencapai 2.052,88 kkal, turun sebesar 63,30 kkal pada 2024.
Penyebab penurunan konsumsi kalori, kata Hakim, pola makan yang kurang bervariasi.
Sumber utama kalori warga Aceh berasal dari padi atau nasi yang pada 2024 menyumbang 852,15 kkal, diikuti makanan dan minuman jadi 423,97 kkal, minyak dan kelapa 278,92 kkal, serta ikan/udang/cumi/kerang 86,34 kkal.
“Sumber kalori terbanyak dari nasi dan ikan, konsumsi komoditi ini lebih tinggi dari rata-rata nasional,” ujarnya.
Di sisi lain Hakim menyebutkan, konsumsi protein penduduk Aceh telah memenuhi standar gizi nasional, mencapai 60,64 gram per kapita per hari. Angka ini lebih tinggi dari standar nasional sebesar 57 gram.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy