Mudik 2026: MUI Tegas Ingatkan Pemudik Setop Buang Sampah Sembarangan di Jalan!

Tumpukan sampah di jalur mudik.
petugas kebersihan mengumpulkan sampah di jalur mudik. Foto: Dokumen Liputan6

Pesan Penting MUI: LPLH-SDA MUI mengimbau pemudik 2026 untuk tidak membuang sampah sembarangan guna menjaga kebersihan jalur mudik.

Kelola Sampah Mandiri: Pemudik diajak memilah sampah organik dan anorganik agar tidak langsung menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Gerakan Kesadaran: Langkah kecil dari diri sendiri selama perjalanan dianggap kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah nasional.

Jakarta – Musim mudik tinggal menghitung hari, namun ada satu “tradisi buruk” yang diperingatkan keras oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI): Membuang sampah sembarangan di sepanjang jalur perjalanan.

Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLH-SDA) MUI, Suhardin, meminta masyarakat yang pulang kampung tahun ini untuk jauh lebih peduli pada kebersihan lingkungan. Menurutnya, lonjakan mobilitas masyarakat selalu berbanding lurus dengan tumpukan sampah yang tertinggal.

“Kepada masyarakat yang melakukan kegiatan mudik, sedapat mungkin sampah yang ditimbulkan, baik organik maupun anorganik, jangan dibuang sembarangan,” tegas Suhardin di Jakarta, Senin, 23 Maret 2026, dilansir MUI Digital.

Kelola Sampah Sendiri, Jangan Bebankan TPA

Suhardin menjelaskan bahwa masalah sampah bukan lagi urusan petugas kebersihan semata, melainkan tanggung jawab kolektif. Ia menyarankan agar pemudik mulai memilah sampah secara mandiri:

Sampah Organik: Diolah kembali jika memungkinkan.

Sampah Anorganik: Dikelola dengan bijak agar tidak langsung menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kita minimalisasi sampah yang dibuang ke TPA, karena persoalan sampah sudah menjadi persoalan bersama,” tambahnya.

Mulai dari Diri Sendiri

MUI berharap mudik tahun ini menjadi momentum perubahan perilaku. Langkah sederhana seperti menyediakan kantong sampah di dalam kendaraan bisa menjadi solusi nyata untuk menekan volume sampah di jalur mudik.

“Nah, kita mulai dari diri kita masing-masing untuk meminimalisasi sampah dalam kehidupan,” ucap Suhardin.

Ayo, jadikan mudik 2026 lebih bermakna dengan tetap menjaga alam tetap asri. Jangan tinggalkan apapun selain jejak kaki dan rindu![]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy