Segini Beban Operasional hingga Administrasi dan Umum PT Pema 2024

PT Pema
PT Pembangunan Aceh atau Pema (Perseroda). Foto: Dokumen/Istimewa

Banda Aceh – Beban operasional PT Pembangunan Aceh atau Pema (Perseroda) pada tahun 2024 senilai Rp10,65 miliar, meningkat dibandingkan 2023 Rp5,62 M lebih. Adapun beban administrasi dan umum PT Pema tahun 2024 mencapai Rp23,27 M, meningkat pula dibandingkan 2023 Rp17,58 M lebih.

Data itu berdasarkan Laporan Keuangan PT Pema per 31 Desember 2024 (dengan angka perbandingan tahun 2023), yang disajikan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh (LKPA) Tahun Anggaran 2024. LHP Atas LKPA TA 2024 diterbitkan BPK Perwakilan Aceh pada 21 Mei 2025.

Dikutip Line1.News, Senin, 14 Juli 2025, berikut data dalam Laporan Laba Rugi PT Pema Tahun 2024, yang diteken Direktur Utama, Mawardi Nur, tertanggal 23 April 2025:

Pendapatan
— Pendapatan usaha tahun 2024 Rp17,47 miliar lebih (2023 Rp6,68 M lebih);
— Pendapatan lain-lain Rp65,92 M lebih (2023 Rp68 M lebih);
Total pendapatan 2024 Rp83,39 M lebih (2023 Rp74,83 M lebih).

Beban Operasional
— Beban pembelian material sulfur pada 2024 Rp4,95 M lebih (2023 Rp3,28 M lebih);
— Beban pengelolaan sulfur 2024 Rp5,69 M lebih (2023 Rp2,17 M lebih);
— Beban pemeliharaan lahan 2024 nihil (2023 Rp157,6 juta);
Total beban operasional 2024 Rp10,65 M lebih (2023 Rp5,62 M lebih).

Beban Administrasi dan Umum 2024 Rp23,27 M lebih (2023 Rp17,58 M lebih).

Baca juga: Dividen untuk Pemerintah Aceh Rp26,7 Miliar, Berapa Laba Bersih PT Pema?

Laba Usaha 2024 Rp49,46 M lebih (2023 Rp51,63 M lebih).

Penghasilan (Beban) Lain-Lain:
— Pendapatan bagi hasil 2024 Rp4,74 M lebih (2023 Rp2,61 M lebih);
— Beban lain-lain 2024 (Rp798,12 juta lebih), dan 2023 (Rp872,71 juta lebih).
Total penghasilan (beban) lain-Lain 2024 Rp3,94 M lebih (2023 Rp1,74 M lebih).

Laba Bersih 2024 Rp53,41 M lebih (2023 Rp53,37 M lebih).

Baca juga: Saham PT Pema pada PT PGE Rp12,7 Juta, Berapa Juta Dolar Pinjaman dari Perusahaan Grup Bakrie?

Dalam Catatan Atas Laporan Keuangan PT Pema Tahun 2024, disebutkan beban operasional merupakan beban pokok atas penjualan periode 1 Januari sampai 31 Desember 2024 dan 2023.

Adapun beban administrasi dan umum merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan operasional perusahan pada periode tersebut.

Dari total beban administrasi dan umum tahun 2024 Rp23,27 M (2023 Rp17,58 M), di antaranya untuk:

— Beban personalia pada 2024 Rp15,11 M lebih (2023 Rp11 M lebih);
— Beban perjalanan dinas Rp762 juta lebih (2023 Rp1,48 M lebih);
— Listrik dan air Rp143,72 juta lebih (2023 Rp93,56 juta lebih);
— Kehumasan Rp1 M lebih (2023 Rp410,75 juta lebih);
— Rapat Rp165,43 juta lebih (2023 Rp92,3 juta lebih);
— Jasa konsultan Rp608,81 juta (2023 Rp202,92 juta);
— Rental mobil Rp1,67 M lebih (2023 Rp1,17 M lebih);
— BBM dan operasional Rp226,99 juta lebih (2023 Rp147,72 juta lebih);
— Rapat kerja Rp291 juta lebih (2023 nihil);
— Beban penyusutan Rp698,56 juta lebih (2023 Rp597,53 juta lebih);
— Beban zakat Rp1,36 M lebih (2023 Rp1,36 M lebih).

Baca juga: Ini Dia Rincian Modal Ditanam PT Pema pada Lebih 10 Anak Usaha dan KSO.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy