Bireuen – Sebuah truk Colt Diesel menabrak dua sepeda motor di Jalan Banda Aceh-Medan, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, pada Sabtu siang, 22 Maret 2024. Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka berat.
Korban meninggal dunia bernama Yusra, perempuan berusia 38 tahun, warga Desa Uteun Sikumbong, Peulimbang. Jasad Yusra telah dibawa pulang ke desa asalnya, Rambong Payong, Peulimbang, untuk dikebumikan di sana.
Sementara sopir truk tersebut, BC (26 tahun), warga Desa Paya Ru, Kecamatan Juli, Bireuen, telah diamankan di Polres Bireuen. Adapun truk dan dua sepeda motor diamankan ke Polsek Jeunieb, Kabupaten Bireuen.
Kasat Lantas Polres Bireuen Iptu Aditia Hadamto mengatakan suami Yusra bernama M Nazar dan anak mereka Yummi dalam kondisi sakit, tapi minta pulang dan diizinkan dari Puskesmas Jeunieb, tempat pertama kali mereka dilarikan usai kecelakaan ini.
Hal ini sebagaimana disampaikan Irwandi, tenaga medis Puskesmas Jeunieb. “Ketiganya sudah pulang dari Puskesmas, mereka tercatat sebagai warga Uteun Sikumbong, istrinya (almarhum Yusra) warga Rambong Payong,” ujar Irwandi dilansir dari Serambinews.com.
Sedangkan dua korban lainnya, kakak beradik asal Desa Teupin Kupula, Kecamatan Jeunieb, yaitu Raihan (28 tahun) dan adiknya Mawarni (25 tahun) yang bekerja sebagai tenaga medis.
“Keduanya sudah dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen,” kata Irwandi.
Kecelakaan diduga terjadi karena microsleep atau tertidur sesaat yang dialami sopir truk yang melaju dari arah Banda Aceh ke Bireuen. Truk itu kemudian menabrak dua sepeda motor yang sedang melaju di depannya.
Dua sepeda motor tersebut yang sedang melaju pada jalurnya yaitu Honda BeAT BL 5627 ZAH dikemudikan M Nazar (45 tahun), pekerjaan nelayan warga Desa Uteun Sikumbong, Kecamatan Peulimbang, Bireuen. Ia membonceng istrinya Yusra dan anaknya Yumma Faliha (6 tahun). Satu sepeda motor lainnya Honda BeAT BL 6449 ZAP dikemudikan Mawarni dan Raihan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy