Viral Video Polisi Tilang Polisi, Ini Penjelasan Polrestabes Medan

Perdebatan antara dua polisi di Medan yang terekam video
Perdebatan antara dua polisi di Medan yang terekam video. Foto: Tangkapan Layar

Medan – Beredar video di media sosial dengan narasi polisi menilang sesama polisi di Medan, Sumatra Utara.

Di video itu terlihat cekcok antara dua orang polisi. Satu dari Satlantas Polrestabes Medan dan satu lagi dari Polsek Medan Timur.

Perdebatan keduanya pun ditonton oleh sejumlah orang. Tak lama, personel Satlantas pergi meninggalkan lokasi kejadian dan warga yang menyaksikan kejadian itu pun bersorak.

“Polisi hendak tilang polisi di Medan saat razia di Jalan Jawa Medan Timur. Aksi tersebut mendapat sorakan dari warga setempat saat menyaksikan razia Patuh Toba 2025,” bunyi narasi akun yang mengunggah video tersebut.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Wakasat Lantas Polrestabes Medan Kompol Budiono Saputro memberikan penjelasan.

Menurut Budiono, perdebatan dipicu lantaran ada anggota keluarga polisi tak terima ditilang oleh Polantas Polrestabes Medan yang bertugas.

Ia menjelaskan, perdebatan itu terjadi di Jalan Irian Barat. Pria yang ditilang dalam video viral tersebut, kata dia, bukanlah anggota kepolisian, melainkan keluarga anggota polisi bernama Aldi.

Namun, ia membenarkan adanya perdebatan yang terjadi antara Polantas dan personel Polsek Medan Timur, YS.

“Perdebatan biasalah, namanya di lapangan. Tapi akhirnya dari [personel] Polsek Medan Timur menerima adanya pelanggaran tersebut,” ujar Budi dilansir Kumparan.com, Sabtu, 19 Juli 2025.

“Bukan [polisi yang ditilang]. Jadi, keluarga dari Polsek Medan Timur inisial YS,” imbuhnya.

Budi tidak menyebut nama dan pangkat Polantas yang sedang berpatroli di Jalan Irian Barat. Namun, kata dia, saat itu Polantas tersebut melihat Aldi berkendara tak menggunakan helm dan melawan arus. Setelah diperiksa, ternyata Aldi juga tidak punya SIM.

“Anggota Satlantas melakukan penegakan hukum tilang, informasinya dari keluarga Polri dari Polsek Medan Timur mengendarai sepeda motor BK 233 FY. Berawal dari anggota melakukan patroli lalu menemukan pengendara yang melawan arus,” ujarnya.

Budi menjelaskan, kepolisian sedang melaksanakan operasi terpusat dengan kode sandi untuk Sumut adalah Operasi Patuh Toba. Setiap pelanggaran akan diberikan sanksi.

“Kami dari Satlantas tidak pilah-pilih, tebang pilih, siapa yang melanggar aturan lalu lintas akan kita lakukan tilang baik dari keluarga Polri maupun anggota Polri.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy