Takengon – BNPB mulai membangun 34 hunian sementara (huntara) di Kampung Kala Segi, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah.
Melansir Laman Pemkab Aceh Tengah, di Kampung Kala Segi 78 rumah rusak akibat bencana, 58 di antaranya rusak berat. Dari 58 rumah tersebut, hanya 34 keluarga yang memilih dibangunkan huntara.
Menurut Kepala BPBD Aceh Tengah Andalika huntara tersebut merupakan usulan tahap kedua sehingga pengerjaan baru dimulai. Tipe yang bakal dibangun adalah individual sehingga ada jarak antardinding huntara.
“Huntara kali ini merupakan usulan tahap dua sehingga baru bisa kita laksanakan. Pengerjaan telah memasuki hari kedua untuk perataan tanah,” ujarnya pada Selasa, 24 Februari 2026.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengatakan proses pengerjaan huntara di Kala Segi memakan waktu agak lama karena lokasinya berada di pematang dan perlu perataan tanah.
Baca juga: Dinyatakan Kampung Hilang, Kala Segi di Aceh Tengah Masih Dipenuhi Material Bencana
“Huntara Kampung Kala Segi ini pengerjaannya sedikit berat karena lokasi berada di pematang. Tetapi nantinya huntara ini akan terlihat indah ketika selesai karena melihatnya di atas dan pemandangan dari atas juga sangat indah,” ujar Haili.
Menurutnya, ada kemungkinan beberapa unit huntara di Kala Segi akan rampung beberapa hari ke depan agar bisa segera ditempati korban bencana.
“Di beberapa lokasi memang tidak mudah untuk kami membangun huntara karena ketersediaan lahan, baik itu huntara tipe komunal maupun individual.”
Sebelumnya, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh (DPMG), Kala Segi menjadi satu dari puluhan desa dan dusun di Aceh yang dinyatakan hilang akibat bencana. Menurut DPMG, di Desa Kala Segi hanya tersisa beberapa rumah dengan kondisi rusak.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy