Redelong – Suasana tenang di Desa Bale Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, berubah menjadi kepanikan luar biasa. Si jago merah mengamuk di tengah malam (dini hari) saat warga terlelap, Senin, 30 Maret 2026.
Kebakaran yang pecah sekitar pukul 01.45 waktu Aceh ini menyisakan puing-puing duka bagi keluarga Ruhdi, Musyawir, dan Usman. Satu rumah dilaporkan rusak berat, sementara dua lainnya terdampak rusak ringan.
Delapan Jiwa Mengungsi
Delapan jiwa kini harus kehilangan kenyamanan rumah mereka dalam sekejap. Mereka terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara, seringkali hanya dengan pakaian yang melekat di badan.
“Saat ini para korban sangat membutuhkan uluran tangan, terutama bantuan darurat berupa pangan, sandang, hingga material bangunan untuk pemulihan,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, dalam keterangan tertulisnya, Senin siang (30/3).
Tiga unit armada pemadam kebakaran dari BPBD Bener Meriah dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Beruntung, gerak cepat petugas berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet lebih luas.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.
Imbauan Kewaspadaan Listrik
Bahron pun mengeluarkan imbauan agar masyarakat lebih waspada, terutama pada malam hari. “Pastikan kembali keamanan instalasi listrik dan sumber api di rumah masing-masing sebelum beristirahat,” ucapnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy