Blangkejeren – Misteri kematian dr. Shanti Astuti yang ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, akhirnya terungkap. Polres Gayo Lues resmi menetapkan dan menangkap tersangka berinisial FA (31), yang tega menghabisi nyawa sang dokter tepat di waktu sahur, Senin, 9 Maret 2026.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, mengungkapkan aksi keji ini bermula dari niat tersangka untuk merampok. FA yang merupakan tetangga korban, nekat menyusup ke rumah korban sekitar pukul 04.00 waktu Aceh dengan membawa sejumlah peralatan.
“Tersangka masuk lewat lantai satu setelah melompati pagar dan merusak jendela. Namun, karena tidak menemukan barang berharga di sana, ia memutuskan naik ke lantai dua,” jelas Kasat Reskrim Iptu Muhamad Abdinsyah dalam konferensi pers di Mapolres Gayo Lues, Kamis, 26 Maret 2026.
Detik-detik Mencekam di Lantai Dua
Niat merampok berubah menjadi aksi pembunuhan saat dr. Shanti memergoki keberadaan FA di lantai dua. Spontan, korban berteriak meminta pertolongan yang membuat tersangka panik.
“Tersangka langsung menyerang, mencekik leher korban, dan menekannya ke tempat tidur hingga korban meninggal dunia,” tambah Abdinsyah.
Setelah memastikan korban tak lagi bernafas, FA menggasak uang tunai, perhiasan, hingga satu unit sepeda motor. Barang-barang tersebut kemudian dibawa lari dan sebagian dijual di Kabupaten Aceh Tenggara.
Kembali ke TKP dan Penangkapan
Fakta mengejutkan terungkap dalam pemeriksaan. Beberapa hari setelah pembunuhan, FA ternyata sempat kembali ke rumah korban. Alasannya dingin: untuk memastikan keadaan jasad korban sekaligus mengambil satu unit laptop milik klinik dr. Shanti.
Pelarian FA berakhir pada Selasa (24/3/2026). Setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran hingga ke Desa Akul, Kecamatan Blangjerango, tim gabungan Satreskrim Polres Gayo Lues dan Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil membekuknya di seputaran Tugu Kota Blangkejeren.
Kini, FA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di sel tahanan Polres Gayo Lues. Ia dijerat pasal pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.
Baca juga: Misteri Kamar Terkunci: Jejak Pilu Kematian Dokter di Gayo Lues
Lihat pula: Polisi Buru Pembunuh Dokter Shanti Astuti, Kapolres Gayo Lues: Target 2×24 Jam Terungkap![]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy