Lhokseumawe, Line1News.com – Manajemen PDAM Ie Beusaree Rata kini berada dalam masa transisi tanpa pimpinan setelah masa tugas Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur sebelumnya resmi berakhir. Penunjukan nahkoda baru perusahaan air minum daerah tersebut dilaporkan masih menunggu kepulangan Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, dari luar daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lhokseumawe, A. Haris, mengonfirmasi bahwa proses administrasi untuk penunjukan Plt. Direktur baru tengah berjalan. Namun, penerbitan Surat Keputusan (SK) masih menunggu Wali Kota berada di tempat.
“Sedang proses SK menunggu kembalinya Bapak Wali Kota,” kata A. Haris melalui pesan singkat kepada Line1News.com, Rabu siang, 6 Mei 2026.
Akhir Masa Tugas Ricco Andrian
Kekosongan pimpinan ini terjadi menyusul berakhirnya masa tugas Ricco Andrian (Kabag Perekonomian dan SDA pada Setda Lhokseumawe) sebagai Plt. Direktur per 1 Mei 2026. Ricco sebelumnya telah menjalankan tugas tersebut selama enam bulan sejak ditunjuk pada 1 November 2025.
Baca juga: Wali Kota Sayuti Copot Direktur PDAM Ie Beusaree Rata
Seleksi Definitif Belum Berhasil
Langkah penunjukan kembali seorang Plt. ini merupakan konsekuensi dari proses seleksi Direktur dan Dewan Pengawas (Dewas) definitif yang belum membuahkan hasil.
Meskipun Panitia Seleksi (Pansel) telah melakukan empat kali perpanjangan jadwal, kursi Dewas justru nihil peminat, sementara posisi Direktur hanya diminati oleh tiga pendaftar. Kondisi ini tampaknya memaksa Pansel menghentikan seluruh proses seleksi hingga waktu yang belum ditentukan.
Kini, keberlanjutan operasional dan kebijakan di PDAM Ie Beusaree Rata bergantung pada sosok Plt. Direktur baru yang akan ditunjuk oleh Wali Kota Sayuti setibanya di Lhokseumawe.
Lihat Pula: Pemasangan Fasilitas Keselamatan Jalan Rp1 Miliar, Dishub Lhokseumawe Tunggu Proyek Pipa Air Tuntas.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy