Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Doktor Sayuti Abubakar, menegaskan PT Pembangunan Lhokseumawe (PL) harus bangkit dari stagnasi yang selama ini membelenggu perusahaan perseroan daerah tersebut.
“Selama ini, PTPL cenderung jalan di tempat. Belum ada kreativitas dan inovasi yang benar-benar berdampak. Padahal, potensi kita sangat besar, contohnya di sektor perikanan dan jasa. Saya berharap dengan manajemen baru ini, akan lahir semangat baru dan perubahan yang besar,” kata Sayuti usai melantik Komisaris dan Direksi PTPL (Perseroda) di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin, 30 Juni 2025.
Baca juga: Ini Profil 3 Komisaris PTPL 2025-2029
Dewan Komisaris PTPL periode 2025-2029 yang dilantik ialah Doktor Muammar Khaddafi sebagai Komisaris Utama; Andi Isnanda dan Sulaiman masing-masing sebagai Anggota Komisaris.
Direksi PTPL periode 2025–2030 yang dilantik yaitu Habibillah sebagai Direktur Utama; Junaidi Direktur Umum dan Keuangan; serta Muntazar Direktur Pengembangan Usaha.
Baca juga: PTPL Harus Manfaatkan KEK Arun Menjadikan Lhokseumawe Titik Utama Logistik dan Perdagangan
‘Bentuk Unit-Unit Usaha’
Sayuti mengingatkan PTPL tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi benar-benar hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dia menekankan pentingnya keberanian untuk membentuk unit-unit bisnis baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan membuka peluang ekonomi yang nyata.
“Saya tidak ingin PTPL hanya menjadi papan nama atau sekadar rutinitas administratif. Sudah waktunya perusahaan ini bergerak lebih dinamis, membentuk unit-unit usaha yang relevan, inovatif, dan berdampak. Bangunlah lini bisnis baru yang mampu mengelola potensi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kemandirian ekonomi daerah,” tegas Sayuti.
Baca juga: Catat! Ini Saran Profesor Apridar agar PTPL jadi ‘Engine of Growth’
Sayuti berharap Komisaris dan Direksi PTPL yang baru dilantik dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab sesuai amanah diberikan. “Selamat menjalankan amanah. Semoga saudara-saudara bisa membawa perubahan nyata dan menjaga kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
‘Tanpa Intervensi’
Dia menyatakan proses seleksi calon Komisaris dan Direksi PTPL telah berjalan dengan adil dan profesional. Mulai tahapan seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan hingga wawancara.
“Hasil akhir seleksi ini murni melalui proses objektif. Tidak ada intervensi dari pihak manapun. Semua calon telah mengikuti tahapan seleksi yang ketat dan transparan, mulai dari administrasi, uji kelayakan dan kepatutan hingga wawancara,” tutur Sayuti.
Acara pelantikan itu dihadiri Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan dan unsur Forkopimda lainnya, Plt. Sekda Lhokseumawe A. Haris, para pimpinan perbankan, para Asisten Sekda dan Staf Ahli Wali Kota Lhokseumawe.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy