Banda Aceh, Line1News – Tren kedatangan pelancong asing ke Tanah Rencong mengalami kelesuan. Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat adanya penurunan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Aceh sepanjang bulan Juni 2026.
Total wisman yang memasuki pintu gerbang Aceh tercatat sebanyak 2.553 kunjungan. Angka ini menyusut jika disandingkan dengan catatan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
“Jumlah kunjungan wisman ke Aceh pada Juni 2026 mengalami penurunan sebesar 18,90 persen dibandingkan Mei 2026. Jika dibandingkan Juni 2025, angka ini juga merosot sebesar 29,42 persen,” ujar Kepala BPS Aceh, Agus Andria, Senin, 3 Agustus 2026.
Agus menjelaskan, pergerakan turis asing tersebut dipantau melalui dua pintu masuk utama Aceh, yakni Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang dan Pelabuhan Internasional Balohan di Sabang.
Jiran Malaysia Tetap Setia
Meski secara akumulasi menurun, warga negara Malaysia terbukti masih menjadi pasar paling potensial bagi pariwisata Aceh. Kedekatan kultur dan pesona wisata religi menempatkan turis Negeri Jiran di posisi puncak daftar kunjungan.
Sepanjang Juni 2026, dominasi turis Malaysia mencapai 1.704 kunjungan. Porsi liburan selebihnya diisi oleh pelancong dari berbagai belahan dunia, antara lain 72 warga Singapura, 35 dari Thailand, 25 dari Australia, 18 dari Jerman, 18 dari Amerika Serikat, 13 dari Belanda, 12 dari Inggris, 9 dari Prancis, dan 3 dari Selandia Baru, serta 644 kunjungan dari negara lainnya.
Kamar Hotel Justru Makin Laris
Uniknya, penurunan jumlah wisman tidak serta-merta membuat bisnis penginapan sepi. BPS Aceh justru merekam kabar positif dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel, baik untuk kelas berbintang maupun nonbintang yang kompak mengalami kenaikan.
Agus menuturkan, TPK hotel berbintang di Aceh menyentuh angka 29,38 persen. Persentase keterisian ini naik 2,35 persen poin dibandingkan Mei 2026, dan tumbuh 4,92 persen poin jika dibandingkan dengan Juni 2025.
Geliat serupa juga dirasakan oleh sektor akomodasi kelas melati dan homestay. “Sementara itu, TPK hotel nonbintang pada Juni 2026 mencapai 21,15 persen. Angka ini naik 1,21 persen poin dibanding bulan lalu, dan naik 1,51 persen poin dibanding Juni tahun lalu,” pungkas Agus.[]
Baca Juga: Geliat Pariwisata Aceh: Turis Malaysia Setia Berdatangan, Kamar Hotel Mulai Ramai


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy