Menindak Pelanggar Aturan, Tarmizi: Bupati Cuma Ada Satpol PP

Bupati Tarmizi sambutan pelantikan PW HUDA Aceh Barat
Bupati Tarmizi menyampaikan sambutan pada pelantikan PW HUDA Aceh Barat 2026-2031 di Dayah Ruhul Qurani pada Sabtu, 7 Maret 2026. Foto: Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi mengatakan tantangan dihadapi saat ini sangat banyak dan dahsyat, baik narkoba, aliran sesat, judi, dan kriminalitas.

Menurut Tarmizi, jika dibiarkan dan diharapkan kepada pemerintah saja maka permasalahan ini tidak akan selesai. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antara ulama dan seluruh tokoh masyarakat untuk peduli terhadap daerah.

“Seperti selama ini ada yang berharap kepada pemerintah atau bupati untuk bisa menindak tegas kadang-kadang hal yang melanggar aturan, bupati cuma ada polisi dan Satpol PP, tidak lebih dari itu,” kata Tarmizi, dilansir laman Pemkab Aceh Barat, Minggu, 8 Maret 2026.

Tarmizi menyampaikan itu saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (PW HUDA) Aceh Barat masa khidmat 2026-2031 di Dayah Ruhul Qurani pada Sabtu (7/3).

Dia mengucapkan terima kasih kepada para ulama dayah di Aceh Barat yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Begitu pertama kami dilantik, langkah pertama yang kami lakukan adalah bersama para ulama untuk membahas arah syariat Islam ke depan. Dan ada beberapa rekomendasi yang lahir untuk kita jalankan bersama,” ujar Tarmizi.

Selama ini, kata Tarmizi, para ulama selalu mengingatkan dan memberikan nasihat kepada Pemda Aceh Barat terkait Syariat Islam.

“Ini harus kita dengar. Sami’na wa atha’na kepada nasihat para ulama. Kalau kita abaikan maka akan rusak. Oleh karena itu semua masukan kita tidak akan pernah tersinggung. Justru bagaimana cara ulama dayah, seluruh santri dan pemerintah bisa bersinergi, maka cita-cita kita bersama bisa terwujud,” ucapnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy